Makanan dan Minuman Manis Bisa Picu Diabetes, Berapa Takaran Gula yang Disarankan?

Kompas.com - 08/06/2022, 13:05 WIB

KOMPAS.com - Gula memang dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan energi, yang membantunya tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Namun, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Eka Hospital BSD dr Rudy Kurniawan, Sp.PD, Dip.TH, menyampaikan bahwa konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan justru bisa menyebabkan diabetes melitus.

Diabetes sendiri merupakan salah satu sindrom metabolik, yang berpotensi memberikan dampak berbahaya bagi tubuh. Penyakit ini disebabkan karena berbagai faktor di antaranya:

  • Kegemukan
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Riwayat penyakit jantung
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi
  • Serta diet tidak seimbang, yang tinggi gula, garam, lemak dan rendah serat.

Baca juga: 4 Buah Paling Tidak Sehat, Tinggi Gula hingga Kalori

"Saat ini banyak generasi muda yang terjebak dalam lingkungan yang 'manis', entah itu konsumsi gulanya terlalu berlebih, atau memang ketersediaan makanan di sekitar kita yang over gula," papar Rudy dalam webinar, Selasa (7/6/2022).

"Itu menjadi bagian dari kehidupan mereka yang seharusnya bisa kita lakukan pencegahan supaya tidak terjadi," lanjut dia. 

Ia menekankan, penyakit diabetes sangat terkait dengan pola hidup, aktivitas fisik, hingga makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Konsumsi makanan dan minuman manis sebenarnya tidak akan langsung menyebabkan diabetes. Akan tetapi, jika berlangsung terus-menerus dan dalam jangka waktu yang lama bukan tidak mungkin penyakit ini bisa muncul.

"Diabetes kan karena masalah kadar insulin yang terganggu. Kadar itu bisa beda-beda setiap orang. Jadi intinya proses ini enggak bisa cepat, enggak bisa tiba-tiba seminggu diabetes. Dua minggu kena sindrom metabolik enggak bisa seperti itu," ujarnya.

Dijelaskannya, konsumsi makanan dan minuman manis yang sangat berlebihan, setidaknya akan memicu diabetes dalam waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

Sayangnya, diabetes adalah penyakit yang tidak memiliki gejala di awal perkembangannya. Sehingga, kebanyakan orang dengan diabetes yang datang ke dokter sudah memiliki komplikasi penyakit lain.

Lantas, berapa takaran gula yang disarankan dalam satu hari untuk mencegah diabetes?

Berdasarkan anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada batasan penggunaan gula pasir bagi pasien diabetes dan orang yang sehat.

Dokter Rudy membeberkan, bahwa batas asupan gula bagi penderita diabetes ialah sebanyak 25 gr per hari.

Sedangkan, bagi mereka yang sehat dapat mengonsumsi gula hingga 50 gram atau 4 sendok makan sehari.

"Jadi misalkan, udah bikin kopi satu hari ini katakanlah satu sendok teh pagi ini, kemudian siang tambah lagi. Maksimal sebenarnya kalau dalam hitungan kasar 2 sampai 4 sendok makan (gula per hari)," tuturnya.

Baca juga: Makan Makanan Manis Setiap Hari Bisa Memperpendek Umur, Kok Bisa?

Tak hanya itu, Anda juga perlu memperhatikan asupan garam dan lemak dalam satu hari. Adapun batasan lemak 67 gram atau 5 sendok makan, garam 1 sendok teh atau sekitar 5 gram.

Diakuinya untuk menakar gula, garam, dan lemak makanan cukup sulit. Oleh karena itu, Anda disarankan menghindari makanan yang terlalu manis, asin, dan berlemak.

"Kalaupun ada mungkin jumlahnya dibatasi, yang harusnya satu porsi cukup satu dua sendok (gula). Termasuk juga sesuatu yang alami belum tentu sehat, kalau kebanyakan minum air tebu ya (berisiko) diabetes juga di kemudian hari," kata Rudy.

Di samping itu, dia juga menganjurkan untuk makan sesuai dengan konsep isi piringku. Konsep ini mengacu pada porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yakni terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat kompleks dan protein.

Kampanye isi piringku turut menekankan pembatasan asupan gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari.

"Sayur dan buah kalau bisa setengah porsi, seperempatnya karbohidrat kompleks, seperempat sisanya protein dan lemak yang tidak jenuh," pungkas Rudy.

Baca juga: 5 Minuman yang Mengandung Banyak Gula

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Kita
Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Oh Begitu
Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
Manfaat Rambutan untuk Daya Tahan Tubuh

Manfaat Rambutan untuk Daya Tahan Tubuh

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.