Kompas.com - 27/05/2022, 09:02 WIB


KOMPAS.com - Fosil makhluk misterius yang telah punah dan membingungkan para ilmuwan selama lebih dari satu abad akhirnya menemukan tempatnya di pohon kehidupan. Makhluk aneh yang wujudnya mirip ikan ini pun disebut sebagai nenek moyang manusia.

Hewan kecil mirip ikan ini bernama Palaeospondylus gunni, pertama kali ditemukan dalam fosil di Skotlandia pada tahun 1890, yang hidup sekitar 390 juta tahun yang lalu selama Devon Tengah.

Sekarang, menurut analisis baru dari fosil yang terawetkan dengan baik, para ilmuwan berpikir bahwa itu adalah salah satu nenek moyang paling awal dari tetrapoda, yakni hewan dengan empat anggota badan, termasuk manusia.

"Hewan aneh ini telah membingungkan para ilmuwan sejak penemuannya pada tahun 1890 sebagai teka-teki yang tidak mungkin dipecahkan," kata fisikawan Daisy (Yuzhi) Hu dari Australian National University.

Dikutip dari Science Alert, Kamis (26/5/2022), ada beberapa alasan mengapa mengklasifikasikan hewan ini sangat bermasalah.

Baca juga: Fosil Naga Laut Ditemukan di Dasar Waduk di Inggris, Apa Itu?

Fosil makhluk aneh mirip ikan ini cukup berlimpah, tetapi karena Palaeospondylus sangat kecil, dan fosilnya sangat rusak, merekonstruksi anatomi tengkoraknya menjadi sangat sulit.

Plus, anatominya berbagi fitur dengan ikan berahang dan tidak berahang. Selain itu, juga kurangnya gigi dan tulang dermal yang diawetkan dalam catatan fosil.

Tim peneliti, yang dipimpin oleh ahli paleontologi Tatsuya Hirasawa dari Universitas Tokyo dan RIKEN di Jepang, pun berusaha mengatasi masalah ini dengan mencari spesimen dengan bagian kepala yang masih tertanam kuat dan tersembunyi di dalam batu.

Ini berarti bahwa kepala hewan kemungkinan jauh lebih utuh dibandingkan dengan fosil dengan kepala terbuka.

Untung saja peneliti berhasil menemukan fosil dengan spesifikasi yang mereka inginkan.

Para peneliti kemudian menyelidiki fosil makhluk aneh mirip ikan yang disebut nenek moyang manusia tersebut dengan sinar-X micro-computed tomography yang memungkinkan mereka mencitrakan fosil dalam resolusi baik tanpa merusaknya.

Baca juga: Dijuluki Kapal Induk, Fosil Makhluk Laut Berusia 506 Juta Tahun Ditemukan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.