Kompas.com - 21/05/2022, 19:32 WIB

KOMPAS.comCefadroxil monohydrate adalah obat antibiotik yang berfungsi untuk mengobati infeksi bakteri di tenggorokan, kulit, dan saluran kencing. Cefadroxil merupakan antibiotik golongan sefalosporin yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri.

Walaupun bisa menyembuhkan infeksi di tenggorokan, cefadroxil sering salah digunakan pada radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, seperti flu atau pilek biasa. Jika infeksi disebabkan oleh virus, maka tidak tepat untuk ditangani dengan cefadroxil.

Penggunaan yang tidak tepa tersebut akan memicu resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik adalah kondisi dimana antibiotik tersebut kelak tidak mempan lagi untuk mengatasi infeksi bakteri yang dialami pasien.

Indikasi

Untuk memastikan cefadroxil tepat guna, maka obat ini harus diberikan menggunakan resep dan sesuai indikasi. Indikasi obat cefadroxil adalah:

  • Infeksi saluran kencing yang disebabkan oleh bakteri E. coli, P. mirabilis, dan spesies Klebsiella.
  • Infeksi kulit yang disebabkan bakteri stafilokokus dan streptokokus.
  • Infeksi tenggorokan, seperti faringitis dan tonsilitis, yang disebabkan bakteri Streptococcus pyogenes.

Efek samping

Dilansir dari Rx List, efek samping yang sering timbul akibat pengobatan menggunakan cefadroxil antara lain:

  • Gastritis
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Kaku otot
  • Nyeri sendi
  • Rasa tidak enak di mulut
  • Kulit terasa gatal
  • Kelamin terasa gatal atau mengeluarkan cairan yang tidak biasa

Baca juga: Waspadai Penyebaran Resistensi Antibiotik

Penggunaan

Cefadroxil monohydrate tersedia dalam bentuk kapsul, tablet, atau suspensi. Obat ini harus dikonsumsi melalui mulut setiap 12 atau 24 jam. Obat ini harus dikonsumsi pada jam yang sama setiap harinya.

Sebaiknya obat ini dikonsumsi setelah makan untuk mencegah efek samping yang muncul pada saluran pencernaan, seperti perut nyeri dan mual. Jika gejala terasa membaik, obat ini harus tetap dikonsumsi hingga habis untuk memastikan bahwa bakteri telah dimatikan sampai tuntas.

Namun, berhati-hati jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat ini, atau alergi pada antibiotik golongan penisilin dan sefalosporin. Dokter mungkin akan mengganti antibiotik untuk mengobati penyakit Anda.

Selain itu, beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki penyakit ginjal, diabetes, atau baru saja menerima dosis vaksin. Orang dengan riwayat penyakit tersebut tidak direkomendasikan mengonsumsi obat ini. Selain itu, cefadroxil bisa menurunkan kerja vaksin di dalam tubuh.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.