Kompas.com - 21/05/2022, 10:02 WIB

Hasilnya mereka menemukan 24 video yang menampilkan gajah liar bereaksi terhadap kematian salah satu anggota kawanannya, biasanya yang masih sangat muda.

Para peneliti menemukan reaksi gajah yang paling umum adalah menyebut tubuh hewan yang sudah mati. Mereka juga mengamati dan mengendus.

Reaksi gajah terhadap kematian gajah lain tersebut ditunjukkan dengan respon seperti menyentuh umumnya terbatas pada wajah atau telinga.

Peneliti mencatat pula bahwa anggota kelompok gajah menghasilkan berbagai jenis suara sebagai reaksi terhadap kematian, beberapa bahkan mencoba menghidupkannya.

Baca juga: Miris, Gajah di Sri Lanka Mati Usai Makan Sampah Plastik

Hal ini membuat peneliti berpendapat bahwa gajah liar tak hanya memperhatikan ketika salah satu anggota mereka mati melainkan juga secara aktif meratapi kepergian anggota kawanan mereka, terutama pada kasus induk yang kehilangan anaknya.

Dalam kasus seperti di atas peneliti menemukan lima kasus yang memperlihatkan induk membawa anak mereka yang sudah mati selama beberapa hari.

Pemahaman gajah tentang kematian telah menjadi topik diskusi yang populer dalam beberapa tahun terakhir.

Mamalia raksasa dianggap memiliki hubungan emosional paling kompleks di dunia hewan.

Studi tentang bagaimana gajah liar bereaksi terhadap kematian gajah lainnya ini telah dipublikasikan di jurnal Royal Society Open Science.

Baca juga: Gajah Sumatra, Spesies Gajah yang Hampir Punah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timeline Penyebaran Virus Corona di Dunia hingga Ditetapkan sebagai Pandemi

Timeline Penyebaran Virus Corona di Dunia hingga Ditetapkan sebagai Pandemi

Oh Begitu
Gelombang Panas Untuk Pertama Kalinya Diberi Nama

Gelombang Panas Untuk Pertama Kalinya Diberi Nama

Fenomena
Kenapa Mata Manusia Punya Bagian Berwarna Putih? Ini Penjelasannya

Kenapa Mata Manusia Punya Bagian Berwarna Putih? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Ini Kata Dokter

Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Mengenal Axolotl, Salamander Unik yang Tidak Pernah 'Tua'

Mengenal Axolotl, Salamander Unik yang Tidak Pernah 'Tua'

Oh Begitu
Apakah Kleptomania Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasan Ahli

Apakah Kleptomania Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengenal Salamander, Hewan Amfibi yang Aktif Cari Makan di Malam Hari

Mengenal Salamander, Hewan Amfibi yang Aktif Cari Makan di Malam Hari

Oh Begitu
Rara Pawang Hujan Klaim Istana Negara Cerah karena Aksinya, Begini Analisis Cuaca BMKG

Rara Pawang Hujan Klaim Istana Negara Cerah karena Aksinya, Begini Analisis Cuaca BMKG

Oh Begitu
Bagaimana Cara Menghindari Cedera Olahraga bagi Usia 40 Tahun ke Atas?

Bagaimana Cara Menghindari Cedera Olahraga bagi Usia 40 Tahun ke Atas?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apakah Buah Kecubung Berbahaya jika Dikonsumsi | Apa Itu Cedera Olahraga | Bunga Bangkai Bekasi Sejenis Suweg

[POPULER SAINS] Apakah Buah Kecubung Berbahaya jika Dikonsumsi | Apa Itu Cedera Olahraga | Bunga Bangkai Bekasi Sejenis Suweg

Oh Begitu
Mengenal Salamander, Amfibi yang Mirip Katak dan Kadal

Mengenal Salamander, Amfibi yang Mirip Katak dan Kadal

Oh Begitu
Mengapa Banyak Masyarakat Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri?

Mengapa Banyak Masyarakat Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri?

Kita
Studi Ungkap Megalodon Mampu Menelan Utuh Paus Berukuran 8 Meter

Studi Ungkap Megalodon Mampu Menelan Utuh Paus Berukuran 8 Meter

Oh Begitu
CDC Ungkap Kasus Penularan Cacar Monyet Tanpa Kontak Seksual, Ini Hasil Studinya

CDC Ungkap Kasus Penularan Cacar Monyet Tanpa Kontak Seksual, Ini Hasil Studinya

Oh Begitu
Ratusan Batu Kristal Langka Ditemukan di Pemakaman Prasejarah, Untuk Apa?

Ratusan Batu Kristal Langka Ditemukan di Pemakaman Prasejarah, Untuk Apa?

Fenomena
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.