Kompas.com - 19/05/2022, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Alat USG atau ultrasonografi adalah perangkat yang umumnya digunakan, oleh banyak ibu hamil untuk memeriksakan janin dalam kandungannya.

USG merupakan metode pemeriksaan dengan teknik pemindaian yang memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasound), dan menghasilkan gambar atau citra dari kondisi organ dalam tubuh.

Dalam buku berjudul "Imaging and Imagining the Fetus: The Development of Obstetric Ultrasound" karya Malcolm Nicolson, seorang profesor sejarah kedokteran di University of Glasgow di Skotlandia, alat USG pertama kali digunakan untuk tujuan klinis pada 1956 di Glasgow.

Dilansir dari Live Science, Jumat (17/5/2013) pada saat itu ahli kandungan Ian Donald serta insinyur Tom Brown mengembangkan sistem prototipe pertama, berdasarkan instrumen yang digunakan untuk mendeteksi cacat industri di kapal.

Mereka pun menyempurnakan penggunaan klinisnya, dan pada akhir 1950-an alat ultrasonografi rutin digunakan di rumah sakit di Glasgow. Alat ini baru digunakan dengan lebih luas di rumah sakit Amerika Serikat, sekitar tahun 1970-an.

Pada akhir abad ke-20, pencitraan menggunakan USG telah digunakan banyak negara maju. Sementara, ultrasonografi kebidanan atau USG kehamilan dimanfaatkan untuk mencitrakan janin manusia di dalam rahim ibunya.

Baca juga: USG Kandungan Tak Perlihatkan Kepala Rafky dan Rifky Menyatu

Selanjutnya alat USG ini berfungsi untuk mengonfirmasi kehamilan, mengidentifikasi jenis kelamin, jumlah janin, mendeteksi kelainan seperti mikrosefali (kepala kecil yang tidak normal), tidak adanya ginjal, maupun masalah tulang belakang.

Sehingga, tidak mengherankan jika USG disebut sebagai penemuan yang mengubah dunia.

"Pada awal penggunaan USG janin, dokter hanya bisa mendeteksi kepala bayi. Namun secara bertahap, seiring dengan perkembangan, ahli dapat membedakan struktur halus pada janin," ujar Nicolson.

Sejarah penemuan alat ultrasonografi (USG)

Seperti dilansir dari laman Ultrasound Schools Info, Rabu (18/5/2022) ahli biologi asal Italia bernama Lazzaro Spallanzani merupakan orang yang disebut sebagai penemu ultrasonografi.

Selain menjadi ahlibiologi, Spallanzani yang lahir pada 1729 itu juga merupakan
ahli fisiologi, profesor, sekalogus pendeta yang melakukan banyak eksperimen yang berkontribusi dalam ilmu pengetahuan manusia.

Penemuan alat USG ini ternyata diawali dari penelitian terhadap kelelawar. Di tahun 1794, ia melakukan penelitian pada kelelawar dan menemukan bahwa mereka dapat menavigasi arah menggunakan suara dibandingkan penglihatan.

Baca juga: Wamenkes: Alat USG akan Didistribusikan ke Puskesmas di Indonesia untuk Cegah Kematian Ibu dan Janin

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.