Kompas.com - 19/05/2022, 09:03 WIB


KOMPAS.com - Semut Charlie atau yang biasa kita sebut tomcat pernah mewabah di berbagai wilayah di Indonesia. Tomcat adalah salah satu serangga yang menyebabkan banyak orang mengalami gatal-gatal, bahkan melepuh di bagian kulit dikarenakan cairan beracun semut ini.

Dilansir dari Parenthood, Sabtu (8/5/2021) semut Charlie sebenarnya bukan semut melainkan spesies kumbang rove genus Paederus.

Kumbang ini diberi nama 'Charlie ant' di Malaysia, lantaran penampilannya yang mirip dengan semut ketika mereka merangkak di tanah. Di bagian kepalanya pun terdapat sungut yang serupa dengan semut pada umumnya. 

Tomcat memiliki panjangnya 7 hingga 8 mm dengan kepala berwarna hitam metalik, dan diselingi warna oranye di tubuhnya. Hewan ini juga memiliki sayap yang terlipat, dan tersembunyi di tubuhnya.

Mereka sebenarnya tidak menggigit ataupun menyengat manusia. Lantas, kenapa tomcat dianggap sebagai serangga dengan racun berbahaya dan apa yang terjadi jika terkena tomcat?

Untuk menjawab hal tersebut, serba-serbi hewan kali ini membahas mengenai bahaya gigitan tomcat yang menyebabkan rasa gatal pada kulit.

Baca juga: Selain Semut Charlie Alias Tomcat, Inilah 7 Serangga Paling Berbahaya

Di dalam darah semut Charlie atau tomcat ini terkandung racun kuat yang disebut pederin dan dapat menyebabkan iritasi kulit maupun mata.

Ketika Anda membunuh serangga ini secara langsung, maka racunnya pun akan dilepaskan kemudian diserap oleh kulit yang terpapar olehnya.

Racun yang ditemukan dalam cairan tubuh mereka membakar kulit, selanjutnya menyebabkan dermatitis linearis yakni ruam berwarna merah, yang gatal dan dapat berkembang menjadi lecet jika tidak diatasi.

Jika membunuhnya seperti saat menepuk nyamuk atau lalat, maka bukan tidak mungkin racun tomcat akan menyebar di kulit.

Selain itu, mereka juga bisa melepaskan racun ketika menabrak manusia dengan kecepatan tinggi lalu menyebabkan konjungtivitis, ruam parah, dan iritasi kulit serius.

Gejala awal digigit tomcat, di antaranya adalah kemerahan pada kulit, dan mengalami sensasi terbakar, dan pada akhirnya racun semut Charlie ini bisa membuat kulit melepuh setelah 4 hari.

Baca juga: Secara Taksonomi Semut Charlie Alias Tomcat Bukan Semut, tapi...

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.