Kompas.com - 19/05/2022, 08:32 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Beberapa serangga dapat menyengat hingga menimbulkan rasa sakit.

Lebah adalah salah satu serangga yang sengatannya dapat menyebabkan gejala alergi, seperti gatal dan kemerahan.

Menurut WebMD, 2 juta orang di Amerika Serikat (AS) alergi terhadap racun serangga yang menyengat.

Bahkan, orang yang tidak alergi bisa takut karena rasa sakit yang parah yang disebabkan oleh sengatan serangga.

Kemerahan, bengkak, dan nyeri tumpul adalah ciri-ciri sengatan lebah, tentu saja setelah rasa sakit yang tajam pada saat tersengat.

Baca juga: Kelelawar Berdengung seperti Lebah untuk Menakuti Predator

Kenapa sengatan lebah terasa sakit?

Dilansir dari Live Science, ketika lebah menyengat, mereka melepaskan bahan kimia yang disebut melittin ke korbannya.

Racun ini segera memicu reseptor rasa sakit dan menyebabkan sensasi terbakar.

Setelah itu, karena sengat lebah sebenarnya berduri seperti pedang bergerigi, ketika menembus kulit korbannya, sengat tersebut lepas dari lebah dan bertahan di kulit korban. 

Semakin lama sengat berada di kulit, semakin banyak racun yang dilepaskan dan serangan racunnya terus berlanjut hingga satu menit.

Selama tidak alergi terhadap racun lebah, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi terhadap sengatan dengan mengirimkan cairan untuk membuang melittin, menyebabkan pembengkakan dan kemerahan.

Baca juga: Mengenal Lebah Madu, Hewan Penghasil Madu yang Unik

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.