Kompas.com - 12/05/2022, 10:33 WIB
Ilustrasi air laut ShutterstockIlustrasi air laut
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Lautan menutupi sekitar 70 persen dari permukaan Planet Bumi. 

Tak hanya itu, sekitar 97 persen dari semua air di dalam dan di Bumi adalah air asin.

Menurut sejumlah perkiraan, jika garam di laut dapat dihilangkan dan disebarkan secara merata di permukaan Bumi, ia akan membentuk lapisan setebal lebih dari 166 meter atau setinggi gedung 40 lantai.

Namun, kenapa air laut asin? Dari mana asal garam yang membuat air laut terasa asin?

Kenapa air laut asin?

Dilansir dari U.S. Geological Survey (USGS), hujan yang jatuh di daratan mengandung beberapa karbon dioksida terlarut dari udara sekitarnya. 

Baca juga: Lindungi Populasi Mamalia Laut dari Kepunahan dengan Teknologi Pelacakan

Hal ini menyebabkan air hujan menjadi sedikit asam karena adanya kandungan asam karbonat.

Hujan secara fisik mengikis batuan, sementara asam secara kimiawi memecah batuan dan membawa garam serta mineral bersama dalam keadaan terlarut sebagai ion.

Ion-ion di limpasan tersebut dibawa ke sungai dan kemudian ke laut.

Banyak ion terlarut digunakan oleh organisme laut dan dikeluarkan dari air. 

Ion lainnya tidak digunakan dan dibiarkan untuk jangka waktu yang lama sehingga konsentrasinya meningkat dari waktu ke waktu.

Baca juga: Di Bawah Es Antartika, Ilmuwan Temukan Fosil Air Laut Lewat MRI Raksasa

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.