Kompas.com - 08/05/2022, 17:30 WIB

KOMPAS.comHiu megamouth merupakan salah satu spesies hiu yang paling besar dan langka di dunia. Hiu ini hidup juga di perairan Indonesia. Namun, populasinya di Indonesia diperkirakan hanya kurang dari 5 ekor.

Hiu megamouth

Hiu megamouth pertama kali ditemukan pada tahun 1976. Nama latin hiu megamouth adalah Megachasma pelagios. Hiu ini secara berurutan berada di dalam ordo Lamniformes, famili Megachasmidae, genus Megachasma, dan spesies pelagios. Nama ini diberikan sesuai dengan karakter fisik utamanya yaitu bermulut besar.

Saat ini, status hiu megamouth di Red List IUCN adalah least concern atau belum terancam punah. Walaupun begitu, data menunjukkan populasi hiu ini sangat sedikit di perairan dunia.

Hiu megamouth diperkirakan memiliki populasi yang jauh lebih tinggi. Namun, hanya sedikit hiu megamouth yang berenang mendekati laut atas sehingga banyak yang tidak terdeteksi.

Data Florida Museum menunjukkan hingga tahun 2019 hanya terdapat 69 laporan penemuan hiu megamouth di seluruh dunia. Populasi hiu ini tersebar Samudera Pasifik dan Samudera Atlantik.

Di Samudera Pasifik, kita bisa menemukan hiu megamouth di Jepang, Indonesia, Filipina, Hawaii, dan California, Amerika Serikat. Sedangkan di Samudera Atlantik, kita bisa menemukannya di Brazil dan Senegal.

Tubuh 

Hiu megamouth termasuk ke dalam jajaran hiu terbesar di dunia. Spesimen terbesar yang pernah ditemukan memiliki berat hingga 1.215 kilogram. Walaupun begitu, hiu ini adalah hiu terkecil di antara tiga spesies hiu penyaring.

Hiu penyaring menjelaskan bagaimana hiu ini makan. Hiu ini makan dengan membuka mulutnya yang lebar dan membiarkan semua hewan masuk ke dalam mulutnya yang kemudian akan disaring. Dua spesies hiu penyaring lainnya yang lebih besar adalah hiu paus dan basking shark.

Panjang tubuh hiu megamouth sekitar 5 meter. Ukuran mulutnya yang besar bisa mencapai lebar 1,3 meter. Ini juga menjadi karakter tubuhnya yang khas. Tubuhnya besar di bagian mulut dan kepala, kemudian mengecil menuju ke bagian ekor.

Baca juga: Benarkah Nenek Moyang Hiu Putih adalah Megalodon?

Habitat

Hiu megamouth adalah hewan diurnal. Pada siang hari, hiu megamouth akan berenang di kedalaman 12 sampai 25 meter di bawah permukaan air laut. Namun, begitu malam datang, ia akan menyelam hingga kedalaman 120 sampai 160 meter di bawah permukaan air laut.

Terbatasnya jumlah hiu megamouth membuat informasi mengenai spesies ini masih sangat terbatas. Apakah kamu tertarik untuk meneliti hiu megamouth?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.