Kompas.com - 25/04/2022, 16:02 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Industri perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut.

Adapun perikanan darat adalah usaha memelihara dan menangkap ikan di perairan darat. 

Perikanan darat ini meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau.

Perikanan air tawar biasanya memanfaatkan sungai, danau, rawa, bendungan di lembah-lembah sungai, dan sawah yang digenangi air selama tanaman padi masih muda. 

Sementara itu, jenis perikanan air payau menggunakan tambak-tambak yang dibuat di tepi pantai.

Baca juga: Jumlahnya Semakin Berkurang, Penangkapan dan Pengelolaan Ikan Ole di Pulau Tomia Diatur

Jenis-jenis ikan air payau yang bisa dikonsumsi

Air payau adalah perairan campuran antara air asin dari laut dan air tawar dari sungai.

Muara sungai merupakan tempat bertemunya air asin dan air tawar sehingga terbentuklah ekosistem estuari yang memiliki kadar garam payau. 

Di wilayah perairan payau sering dibangun tambak-tambak untuk membudidayakan ikan atau udang dibudidayakan sebagai ikan konsumsi.

Dilansir dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng, berikut adalah jenis-jenis ikan air payau yang bisa dikonsumsi:

1. Ikan bandeng

Ikan bandeng (Chanos chanos) adalah jenis ikan air payau yang sangat populer. 

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.