Kompas.com - 20/04/2022, 15:02 WIB

KOMPAS.com - Bakteri Salmonella belakangan ini ramai diperbincangkan masyarakat, setelah ditemukan dalam salah satu produk cokelat terkenal Kinder Joy. Infeksi Salmonella pada tubuh dapat menyebabkan keracunan hingga sakit pencernaan.

Akibat temuan bakteri tersebut, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik peredaran jajanan ini mulai 11 April lalu, setelah sebelumnya beberapa negara lain juga menarik peredaran produk Kinder.

Salmonella merupakan bakteri yang dapat menyebabkan gejala seperti demam, keram perut, dan diare. Bakteri ini bisa menyerang hewan dan manusia.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengungkapkan, bakteri Salmonella dapat mencemari makanan termasuk telur, ayam, dan produk susu.

“Tetapi buah dan sayuran juga dapat terkontaminasi jika telah bersentuhan dengan ternak, kotoran hewan, atau air yang tidak diolah,” ujar Zubairi kepada Kompas.com, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: Mengenal Bakteri Salmonella, yang Sebabkan Cokelat Kinder Joy Ditarik Sementara oleh BPOM

Bagaimana saat bakteri Salmonella memasuki tubuh?

Ia menambahkan, masa inkubasi bakteri Salmonella cukup singkat, sekitar 6 jam. Saat bakteri memasuki tubuh, lanjut dia, pasien bisa mengalami diare dan panas selama sepekan.

“Bakteri ini salah satu yang menyebabkan penyakit demam tifoid alias tipes,” tutur Zubairi.

Menurut dia, banyak pasien dengan demam tipes sampai harus dirawat inap di rumah sakit. Data di Amerika Serikat menunjukkan bahwa tipes akibat Salmonella menyebabkan kematian pada sekitar 400 orang per tahun.

Untuk pengobatannya, sebagian besar pasien tipes memerlukan antibiotik.

“Kalau di Indonesia memang yang paling sering diberikan adalah ciprofloxacin, dionicol, atau yang lainnya,” jelas Zubairi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.