Kompas.com - 13/04/2022, 10:31 WIB


KOMPAS.com - Ilmuwan telah berhasil mengembangkan metode yang dapat memutar kembali jam biologis sel-sel kulit menjadi 30 tahun lebih muda.

Meski ini masih dalam tahap awal penelitian, tetapi teknik ini dapat memainkan peran penting sebagai solusi anti aging atau penuaan yang mampu menangkal beberapa konsekuensi dari tubuh kita yang semakin tua.

Namun apa yang membuat penelitian ini sangat penting adalah bahwa sel-sel kulit diprogram ulang untuk menjadi lebih muda secara biologis tetapi tetap mempertahankan fungsi aslinya di dalam tubuh.

Dikutip dari New Scientist, Selasa (12/4/2022) proses yang digunakan dalam metode ini di sini didasarkan pada karya pemenang Nobel Shinya Yamanaka.

Pada tahun 2007 ia mengembangkan teknik yang dapat mengubah sel kulit dewasa menjadi sel induk dengan memasukkan empat molekul khusus yang membalikkan perkembangan sel, disebut 'Yamanaka factors'.

Baca juga: Tahun 2040, Bayi Akan Terbuat dari Sel Kulit Manusia

Dalam studi ilmuwan bikin sel kulit lebih muda membutuhkan sekitar 50 hari paparan molekul agar sel-sel normal untuk bisa diprogram ulang menjadi apa yang dikenal sebagai sel punca pluripoten terinduksi (iPSCs).

“Saat Anda mengubah sel menjadi iPSC, Anda kehilangan jenis sel asli dan fungsinya,” kata ahli biologi Diljeet Gill dari Babraham Institute di Inggris dan pemimpin studi ini.

Namun dalam penelitian terbarunya, Gill telah menemukan teknik berdasarkan metode Yamanaka untuk meremajakan sel-sel kulit tanpa kehilangan fungsi sebelumnya.

Dalam studi ini peneliti mengumpulkan sampel sel kulit dari tiga pendonor yang memiliki usia rata-rata sekitar 50 tahun.

Selanjutnya, ilmuwan mengekspos sel kulit manusia dengan empat molekul khusus Yamanaka selama 13 hari untuk meremajakan sebagian sel. Lantas peneliti menghilangkan Yamanaka factors dan membiarkan sel untuk tumbuh.

Baca juga: Mengenal SVF, Terapi Sel yang Bisa Meremajakan Kulit

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Timeline Penyebaran Virus Corona di Dunia hingga Ditetapkan sebagai Pandemi

Timeline Penyebaran Virus Corona di Dunia hingga Ditetapkan sebagai Pandemi

Oh Begitu
Gelombang Panas Untuk Pertama Kalinya Diberi Nama

Gelombang Panas Untuk Pertama Kalinya Diberi Nama

Fenomena
Kenapa Mata Manusia Punya Bagian Berwarna Putih? Ini Penjelasannya

Kenapa Mata Manusia Punya Bagian Berwarna Putih? Ini Penjelasannya

Oh Begitu
Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Ini Kata Dokter

Ibu Muda di Tasikmalaya Meninggal Saat Lomba Balap Karung, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Mengenal Axolotl, Salamander Unik yang Tidak Pernah 'Tua'

Mengenal Axolotl, Salamander Unik yang Tidak Pernah 'Tua'

Oh Begitu
Apakah Kleptomania Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasan Ahli

Apakah Kleptomania Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Mengenal Salamander, Hewan Amfibi yang Aktif Cari Makan di Malam Hari

Mengenal Salamander, Hewan Amfibi yang Aktif Cari Makan di Malam Hari

Oh Begitu
Rara Pawang Hujan Klaim Istana Negara Cerah karena Aksinya, Begini Analisis Cuaca BMKG

Rara Pawang Hujan Klaim Istana Negara Cerah karena Aksinya, Begini Analisis Cuaca BMKG

Oh Begitu
Bagaimana Cara Menghindari Cedera Olahraga bagi Usia 40 Tahun ke Atas?

Bagaimana Cara Menghindari Cedera Olahraga bagi Usia 40 Tahun ke Atas?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apakah Buah Kecubung Berbahaya jika Dikonsumsi | Apa Itu Cedera Olahraga | Bunga Bangkai Bekasi Sejenis Suweg

[POPULER SAINS] Apakah Buah Kecubung Berbahaya jika Dikonsumsi | Apa Itu Cedera Olahraga | Bunga Bangkai Bekasi Sejenis Suweg

Oh Begitu
Mengenal Salamander, Amfibi yang Mirip Katak dan Kadal

Mengenal Salamander, Amfibi yang Mirip Katak dan Kadal

Oh Begitu
Mengapa Banyak Masyarakat Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri?

Mengapa Banyak Masyarakat Indonesia Memilih Berobat ke Luar Negeri?

Kita
Studi Ungkap Megalodon Mampu Menelan Utuh Paus Berukuran 8 Meter

Studi Ungkap Megalodon Mampu Menelan Utuh Paus Berukuran 8 Meter

Oh Begitu
CDC Ungkap Kasus Penularan Cacar Monyet Tanpa Kontak Seksual, Ini Hasil Studinya

CDC Ungkap Kasus Penularan Cacar Monyet Tanpa Kontak Seksual, Ini Hasil Studinya

Oh Begitu
Ratusan Batu Kristal Langka Ditemukan di Pemakaman Prasejarah, Untuk Apa?

Ratusan Batu Kristal Langka Ditemukan di Pemakaman Prasejarah, Untuk Apa?

Fenomena
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.