Kompas.com - 09/04/2022, 10:02 WIB


KOMPAS.com - Bumi adalah tempat di mana manusia, hewan, dan tumbuhan bisa hidup karena memiliki air serta oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Ketika berbicara mengenai Bumi, pembahasan seputar bentuknya memang sangat menarik.

Planet Bumi adalah salah satu rahasia alam semesta dan masih dipelajari, sehingga banyak ilmuwan percaya bahwa planet yang kita tinggali ini berbentuk bulat seperti bola.

Namun ternyata, bentuk Bumi bukanlah bola yang sempurna melainkan agak sedikit lonjong seperti telur.

Lantas, kenapa bentuk Bumi tidak bulat sempurna?

Sebelum menjawab hal tersebut, mari ketahui terlebih dahulu puncak tertinggi di Bumi.

Jika diukur dari pusat Bumi, puncak tertinggi dari planet kita ialah Gunung Chimborazo di Ekuador, bukan Gunung Everest yang dikenal sebagai gunung tertinggi di dunia.

Dilansir dari Live Science, Minggu (3/4/2022) Gunung Chimborazo lebih unggul dalam hal ini karena planet Bumi sebenarnya sedikit terjepit di bagian kutubnya.

Bila diibaratkan, seperti sebuah bola yang ditekan oleh dua tangan pada bagian atas dan bawahnya. Sehingga, khatulistiwa yang merupakan tempat Ekuador berada lebih menonjol.

Baca juga: Misteri Gas Langka yang Bocor dari Dalam Inti Bumi, Studi Ungkap Terbentuk Setelah Big Bang

Alih-alih berbentuk bola yang bulat sempurna, bentuk Bumi adalah oblate yang berarti bentuknya seperti bola yang agak pipih dan lonjong seperti telur.

Akan tetapi, bentuk lonjong itu hanya sedikit yang artinya Bumi masih tampak bulat sempurna meski tidak disadari banyak orang.

"Faktanya, kebanyakan planet dan Bulan tidak berwujud bola sejati. Mereka biasanya terjepit dalam sejumlah cara atau hal lainnya," ujar ilmuwan planet di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California, Amerika Serikat, James Tuttle Keane.

Apa yang membuat bentuk Bumi tidak bulat sempurna?

Dia menambahkan penyebab Bumi, planet lain serta Bulan tidak bulat sempurna ialah adanya gaya sentrifugal atau gaya luar yang dialami oleh sebuah benda berputar. Sebuah planet yang berputar, kata dia, pasti mengalami gaya sentrifugal.

Sederhananya, ketika Anda berputar di kursi atau di atas kaki maka akan merasakan adanya tarikan dari pusat tubuh. Hal ini mungkin akan menyebabkan lengan maupun kaki terkilir.

"Atau, jika duduk di komidi putar, ada sedikit kekuatan ekstra yang bekerja pada Anda saat di komidi putar itu, sehingga Anda merasa ditarik ke samping," terang Keane menggambarkan kenapa bentuk bumi tidak bulat sempurna.

Baca juga: Mengapa Bumi dan Planet Lainnya Berbentuk Bulat, Bukan Datar?

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.