Daftar Makanan yang Tinggi Kolesterol dan Cara Aman Mengonsumsinya

Kompas.com - 02/04/2022, 17:00 WIB

KOMPAS.com - Kandungan kolesterol dan kalori yang cukup tinggi juga dapat menyebabkan kegemukan dan berbagai gangguan metabolisme dan jantung. Maka dari itu, kita harus menghindari mengonsumsi makanan tersebut. Apa saja makanan yang mengandung kolesterol dan kalori tinggi?

Kolesterol dalam makanan

Sebenarnya, banyak makanan sehat yang mengandung kolesterol dan tidak menimbulkan masalah yang berarti pada kesehatan tubuh. Hal ini terjadi pada orang yang mengonsumsi kolesterol kurang dari 300 miligram per hari.

Dilansir dari Heart UK, sebenarnya yang paling penting di urutan pertama adalah mengurangi makanan yang tinggi lemak jenuh. Setelah itu, baru Anda harus membatasi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi.

Tidak mungkin mengurangi kadar kolesterol dalam darah jika Anda tidak mengurangi konsumsi makanan dengan lemak jenuh bersamaan.

Namun pada orang dengan turunan memiliki kolesterol tinggi, harus lebih berhati-hati. Kelompok orang ini harus membatasi konsumsi kolesterol kurang dari 200 miligram per hari.

Baca juga: 3 Diet Terbaik untuk Menurunkan Kolesterol Tinggi Menurut Ahli

Makanan yang mengandung kolesterol tinggi

Untuk membatasi atau mengira-ngira asupan kolesterol, Anda perlu tahu makanan-makanan yang tinggi kolesterol. Berikut ini adalah daftar makanan yang mengandung kolesterol tinggi:

  • Telur ukuran sedang: 200 miligram kolesterol
  • Hati ayam mentah 100 gram: 380 miligram
  • Hati sapi mentah 100 gram: 370 miligram
  • Udang mentah 140 gram: 210 miligram
  • Kepiting matang 100 gram: 169 miligram
  • Cumi-cumi 100 gram: 231 miligram

Namun, Anda perlu mengetahui bahwa makanan tersebut juga mungkin mengandung gizi yang bermanfaat untuk tubuh Anda. Misalnya, telur yang mengandung kolesterol tinggi. Telur juga mengandung protein tinggi, selenium, vitamin A dan B.

Contoh lainnya adalah hati ayam. Hati ayam merupakan sumber antioksidan CoQ10, vitamin B12, zat besi, dan zinc yang dibutuhkan tubuh. Begitu juga dengan sumber makanan yang lainnya.

Kesimpulannya, sekalipun suatu makanan mengandung kolesterol tinggi, yang terpenting adalah membatasi porsi makanan tersebut untuk di konsumsi. Contohnya telur aman dikonsumsi 1 sampai 3 butir per hari bagi orang yang sehat, tanpa riwayat kolesterol tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Oh Begitu
Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Oh Begitu
4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

Oh Begitu
Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Oh Begitu
Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Oh Begitu
Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fenomena
Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Fenomena
6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

Fenomena
Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Fenomena
98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

Oh Begitu
BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

Oh Begitu
WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

Fenomena
Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Bagaimana Mesin Ketik Pertama Kali Ditemukan? Ini Sejarahnya

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.