Kompas.com - 11/03/2022, 19:30 WIB

KOMPAS.com - Konflik Rusia dan Ukraina masih berlanjut hingga saat ini, yang dikhawatirkan akan menyebabkan risiko perang nuklir di antara kedua negara.

Ancaman perang nuklir sejak pasukan Rusia menginvasi Ukraina menjadi permasalahan yang sangat serius, terutama mulai bergabungnya militer dari negara-negara lain.

Radiasi dari ledakan nuklir sangat berdampak bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Lantas, apa yang terjadi jika bom nuklir meledak?

Dilansir dari Live Science, Kamis (10/3/2022) perang nuklir dalam skala penuh diprediksi akan menyebabkan banyak kematian di seluruh dunia.

Baca juga: Bahaya Radiasi Nuklir dan Efeknya bagi Tubuh Manusia

Tak hanya sampai di situ, ledakan nuklir memicu munculnya fenomena nuclear winter di mana berbagai wilayah mengalami musim dingin berkepanjangan. Dampaknya, meningkatnya angka kematian akan terjadi, bahkan melebihi perang nuklir itu sendiri.

Sejumlah pakar kebijakan luar negeri menilai, konflik politik yang melibatkan nuklir dalam skala 'terbatas' sekalipun bisa menghancurkan area di dekat ledakan, meski tidak menimbulkan efek perang nuklir secara global.

Saat ini terdapat berbagai jenis dan ukuran senjata nuklir, namun bom yang lebih modern berpotensi memicu reaksi fisi di mana dampaknya bisa sangat menghancurkan.

Adapun reaksi fisi tersebut umumnya dikenal sebagai bom atom, sama seperti bom yang menghancurkan Kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang pada akhir Perang Dunia II. Bom atom tersebut memiliki kekuatan ledak antara 15 kiloton hingga 20 kiloton TNT.

Ada pula senjata nuklir yang memiliki efek serupa sampai menimbulkan kerusakan parah, misalnya bom termonuklir atau hidrogen, yang memanfaatkan kekuatan reaksi fisi guna menggabungkan atom hidrogen.

Berdasarkan analisis Union of Concerned Scientists, senjata nuklir ini memiliki panas yang sama dengan panas Matahari. Lantaran sangat membahayakan, bom termonuklir hanya pernah diuji, dan tidak pernah digunakan dalam peperangan.

Baca juga: Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, yang Direbut Pasukan Rusia

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.