Kompas.com - 08/03/2022, 19:31 WIB


KOMPAS.com - Ahli memperingatkan bahaya kopi saset mengandung bahan kimia obat, paracetamol dan sildenafil yang ditemukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pekan lalu, BPOM menemukan beragam merek produk kopi saset yang mengandung bahan kimia obat dalam operasi penindakan obat tradisional dan dan bahan pangan ilegal.

Kopi saset tersebut ditemukan beredar di wilayah Bandung dan Bogor.

Seperti diberitakan Kompas.com, ada enam merek kopi instan mengandung paracetamol dan sildenafil, di antaranya sebagai berikut.

  • Kopi Bapak
  • Kopi Cleng
  • Kopi Jantan
  • Spider
  • Urat Madu
  • Jakarta Bandung

Kopi-kopi tersebut tidak hanya mengandung bahan kimia obat, parasetamol dan sildenafil. Bahkan, BPOM mengatakan bahwa produk-produk kopi instan ini juga mencantumkan izin BPOM palsu pada kemasannya.

Lantas, apa bahaya kopi mengandung parasetamol dan sildenafil?

Baca juga: Kopi Mengandung Parasetamol dan Sildenafil, Ini Bahayanya Kata Pakar UGM

1. Bahaya kopi paracetamol picu kerusakan hati

Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr. Sullies Ikawati, Apt mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung bahan kimia obat dapat meningkatkan dosis toksik yang berbahaya.

"Obat memiliki aturan pakai dan dosis tertentu, serta indikasi tertentu untuk suatu penyakit," kata Prof Zullies kepada Kompas.com, Senin (7/3/2022).

Apabila masyarakat mengonsumsi kopi yang mengandung bahan kimia obat paracetamol dan sildenafil tersebut, dengan kemungkinan jumlah yang dianggap aman, tentunya dosis dalam minuman itu juga akan meningkat.

"Mungkin (saat kopi mengandung paracetamol dan sildenafil dikonsumsi) bisa mencapai dosis toksik yang berbahaya," ungkap Prof Zullies.

Mengingatkan bahaya kopi mengandung parasetamol dan sildenafil, Prof Zullies mengingatkan bahwa paracetamol adalah obat yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan memang bisa dibeli tanpa resep dokter.

Kendati obat paracetamol masih cukup aman jika dikonsumsi maksimal 4 gram per hari, namun jika digunakan terlalu banyak, maka efek obat ini dapat menyebabkan gangguan liver atau hati.

"Paracetamol memiliki efek hepatotoksik, yang artinya dapat merusak organ hati, jika digunakan berlebihan," jelas Prof Zullies mengingatkan bahaya dalam kopi saset mengandung paracetamol dan sildenafil temuan BPOM.

Baca juga: BPOM Temukan Kopi Kemasan Mengandung Parasetamol dan Sildenafil, Bahan Kimia Apa Itu?

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.