RS Pondok Indah Group

RS Pondok Indah Group adalah grup rumah sakit swasta yang mengelola tiga rumah sakit, yakni RS Pondok Indah - Pondok Indah, RS Pondok Indah - Puri Indah, dan RS Pondok Indah - Bintaro Jaya. Ketiga rumah sakit ini didukung para dokter ahli dari berbagai disiplin ilmu serta mengadopsi teknologi medis terkini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan terdepan.

Mata Minus pada Anak, Mungkinkah Disembuhkan?

Kompas.com - 06/03/2022, 19:03 WIB
Baru Jadi Ortu

Waswas soal tumbuh kembang si kecil?

Sigap konsultasi ke dokter anak via Kompas.com

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOMPAS.com - Mata minus atau miopia adalah kondisi Ketika objek yang jauh terlihat buram. Kondisi ini bisa terjadi pada usia anak-anak.

Melansir WebMD, jika anak Anda menderita miopia, maka bola matanya sedikit lebih panjang dari biasanya dari depan ke belakang. Sinar cahaya, yang membentuk gambar yang mereka lihat, fokus di depan retina mereka.

Ketika ini terjadi, objek di kejauhan tampak buram dan tidak jelas. Sehingga, dibutuhkan bantuan kaca mata untuk membantu penglihatan.

Baca juga: Sering Menatap Layar Gawai, Ini 5 Cara Mencegah Mata Minus

Lalu, mungkinkah minus mata berkurang?

Dokter Spesialis Mata RS Pondok Indah, dr. Siti Fatimah Sah Rahmadhani, Sp.M mengatakan, kondisi mata minus secara teori harusnya tidak bisa berkurang, yang lebih sering malah bertambah seiring pertumbuhan.

“Pada beberapa kasus mata minus dapat berkurang atau turun sedikit, dengan mengurangi aktivitas melihat dekat dan istirahat tidur siang, juga meningkatkan frekuensi main di luar ruangan yang terpapar matahari,” jelas dr. Siti pada Kompas.com.

Dokter Spesialis Mata RS Pondok Indah, dr. Siti Fatimah Sah Rahmadhani, Sp.Mdok. RSPI Dokter Spesialis Mata RS Pondok Indah, dr. Siti Fatimah Sah Rahmadhani, Sp.M

Dikatakan dr Siti, untuk menjaga kesehatan mata anak, orangtua dapat menerapkan rules 20:20:20 pada si kecil, yaitu: setiap 20 menit melihat dekat, lakukan istirahat mata selama 20 detik setelahnya dengan melihat jauh 20 feet atau 6 meter. Jangan lupa untuk melakukan kegiatan outdoor saat matahari masih terang.

“Untuk memperlambat kenaikan minus mata, maka harus jaga jarak mata dengan layar atau buku bacaan sekitar 30 sentimeter,” ujarnya.

“Jangan melihat layar atau buku terlalu dekat, ya,” imbuh dr. Siti.

Selain itu, anak harus rutin ke dokter spesialis mata setiap 6 bulan sekali atau paling lama setiap 1 tahun sekali untuk mengecek kesehatan mata secara berkala.

Baca juga: Gangguan Mata Minus Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.