Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 12/02/2022, 20:02 WIB

KOMPAS.com - Sebuah lubang yang terbentuk setelah terjadinya tanah ambles atau disebut sinkhole masih sangat menarik untuk dibicarakan. Tak hanya itu saja, sinkhole juga dilaporkan pernah terjadi di berbagai tempat.

Misalnya, di Inggris pada tahun 2014 muncul lubang sedalam 10,6 meter 'menelan' rumah-rumah di sekitarnya.

Amerika Serikat pernah mengalami hal serupa yang membuat delapan mobil langka di Museum Corvette, masuk ke lubang berdiameter 12 meter dan berkedalaman sekitar 6 meter.

Terbaru, di tahun 2021 lalu sinkhole juga muncul di ladang petani di Puebla, Meksiko Tengah. Keberadaan lubang besar ini pun mengancam rumah-rumah warga di sekitarnya.

Menurut pemberitaan Kompas.com, Kamis (3/6/2021) Gubernur Santa Maria Zacatepec, Miguel Babosa Huerta, sinkhole tersebut memiliki kedalaman hingga 20 meter.

Fenomena alam ini pun pernah diangkat ke berbagai film layar lebar, hingga sejumlah film dokumenter.

Baca juga: Fenomena Sinkhole Muncul di Dekat Bangunan Kuno Roma

 

Lantas, apa itu sinkhole dan bagaimana fenomena ini bisa terjadi?

Penyebab munculnya sinkhole 

Dilansir dari Independent, Kamis (18/2/2014) sinkhole adalah lubang di tanah yang disebabkan oleh erosi dan drainase air.

Ukurannya pun bervariasi, ada yang hanya beberapa meter saja kedalamannya, namun tidak jarang sinkhole memiliki ukuran yang cukup besar.

Penyebab sinkhole bisa muncul adalah karena adanya medan karst yang merupakan area di mana batuan dasar seperti batu kapur atau gipsum terlarut dengan air bawah tanah.

Lantaran minimnya kandungan asam dalam air, fitur batuan tersebut menyerap karbon dioksida di udara, kemudian batuan dasar membentuk jalur atau saluran di dalam batu.

Batuan dasar yang jalurnya terbuka secara bertahap menjadi aus, dan seiring berjalannya waktu retakan terjadi secara alami. Semakin terkikis, maka dapat menyebabkan tanah ambles dan sinkhole pun terbentuk

Baca juga: Fenomena Sinkhole di Gunungkidul, Pakar: Perlu Pemetaan Goa Bawah Tanah

Ilustrasi fenomena sinkhole. Sinkhole ini terjadi di sebuah jalan di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.SHUTTERSTOCK/a katz Ilustrasi fenomena sinkhole. Sinkhole ini terjadi di sebuah jalan di Brooklyn, New York, Amerika Serikat.

Apabila ini terus terjadi, maka rongga kecil di bawah permukaan dapat diisi oleh erosi air yaitu proses terkikis dan terangkutnya lapisan tanah yang disebabkan oleh aktivitas atau gerakan air, lalu menciptakan jalur atau saluran di dalam batu.

Saluran tersebut pun menjadi tempat untuk mengalirnya air. Pada akhirnya, saluran ini akan mengakibatkan terbentuknya lubang besar di atas permukaan tanah.

Salah satu rahasia alam semesta ini juga bisa dipicu oleh aktivitas manusia karena pola drainase alami diubah, sementara sistem pengalihan air seperti waduk buatan dibangun.

Adapun fenomena sinkhole biasanya muncul di sisi wilayah tertentu di mana air hujan berkumpul atau terkonsentrasi, kemudian akan menyebabkan runtuhnya permukaan tanah termasuk yang dilapisi dengan aspal.

Baca juga: Fenomena Sinkhole di Gunungkidul, Ini Penjelasan Pakar LIPI

 

Misalnya, pada tahun 2010 lalu salah satu sinkhole terbesar yang pernah tercatat melanda Guatemala City yang berdiameter 19,8 meter dan kedalaman sekitar 30 meter menyebabkan pabrik tiga lantai terperosok ke dalamnya, serta menewaskan 15 orang.

Sinkhole itu pun dilaporkan terjadi karena sejumlah faktor termasuk masuknya air saat Badai Tropis Agatha, maupun kebocoran dari pipa saluran pembuangan lokal.

Hingga saat ini, sinkhole terdalam terjadi di China yang memiliki lubang bernama Tiankeng Xiaozhai, secara harfiah berarti lubang surgawi.

Lubang yang berada di distrik Chongqing ini memiliki kedalaman 662 meter dan lebar 626 meter.

Fenomena sinkhole yang juga pernah terjadi di antaranya Sima Humboldt di Bolivia sedalam 314 meter, Great Blue Hole di Amerika Tengah dengan kedalaman 124 meter, dan Crveno Jezero di Kroasia, dengan lubang runtuhan sedalam 530 meter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+