Kompas.com - 29/01/2022, 16:30 WIB

KOMPAS.com - Infeksi Covid-19 varian Omicron pada lansia merupakan penyakit yang perlu mendapatkan perhatian karena berisiko tinggi. Omicron adalah varian yang sangat mudah menular sehingga perlu diwaspadai.

Gejala Omicron pada lansia

Gejala Omicron pada lansia, sama seperti pada dewasa lainnya dengan gejala seperti flu biasa. Gejala yang paling banyak muncul adalah batuk, pilek, demam, sakit kepala, lelah, dan sakit kepala.

Gejala-gejala khas Covid-19 lainnya seperti kehilangan indra perasa dan penciuman tidak banyak muncul pada penderita varian Omicron. Bahkan, hanya sedikit pasien yang memiliki gejala yang berkaitan dengan saluran pencernaan bagian bawah, seperti sesak napas, termasuk pada pasien lansia.

Secara umum, gejala varian Omicron pada lansia memang jauh lebih ringan dibandingkan varian Delta. Namun, para peneliti menemukan tiga gejala yang lebih banyak muncul pada varian Omicron dibandingkan Delta, yaitu mual, keringat di malam hari, dan sakit punggung bawah.

Walaupun begitu, lansia tetap termasuk kelompok rentan yang mudah merasakan gejala yang lebih berat. Hal ini dikarenakan kondisi tubuh yang biasanya lebih lemah dan mudah sakit. Selain itu, lansia biasanya memiliki penyakit penyerta sehingga berisiko menimbulkan gejala yang lebih parah.

Contoh penyakit penyerta yang mungkin menimbulkan komplikasi pada lansia adalah diabetes dan tekanan darah tinggi. Komplikasi ini membuat kondisi pasien berisiko harus dirawat di rumah sakit dan perlu mendapatkan perawatan intensif.

Baca juga: Ternyata Begini Gejala Omicron pada Orang Dewasa

Apa yang harus dilakukan jika lansia terkena varian Omicron

Walaupun gejala yang muncul mungkin ringan, pasien lansia merupakan kelompok rentan. Lansia tidak direkomendasikan untuk dirawat di rumah. Sebaiknya, lansia di rawat di rumah sakit untuk menghindari komplikasi yang lebih lanjut.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber NBC News,NPR
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.