Viral NFT Foto Selfie Ghozali Terjual Miliaran Rupiah, Mengapa Orang Tertarik Membeli?

Kompas.com - 14/01/2022, 08:30 WIB
Ilustrasi foto selfie Ghozali yang dijual paling mahal, yaitu hingga lebih dari 66.000 ETH. KOMPAS.com/ Galuh Putri RiyantoIlustrasi foto selfie Ghozali yang dijual paling mahal, yaitu hingga lebih dari 66.000 ETH.

KOMPAS.com - Viral pemuda Indonesia bernama Ghozali yang menjadi miliarder dari hasil menjual foto selfie-nya di Non Fungible Token (NFT). 

Di media sosial, Ghozali dikenal dengan Ghozali Everyday ini mengunggah foto selfie-nya sebagai produk NFT di OpenSea. Tidak disangka, ternyata foto selfie tersebut mendapat banyak peminat, bahkan ada yang laku terjual hingga puluhan juta rupiah.

Dari akun OpenSea miliknya, terdapat 933 NFT yang semuanya merupakan foto selfie dirinya yang dilakukannya setiap hari selama lima tahun terakhir, dari 2017 hingga 2021.

Baca juga: Ghozali Minta NFT Selfie Dirinya Tidak Disalahgunakan, Apakah Privasinya Berpotensi Terancam?

Berdasarkan pantauan KompasTekno pada Kamis (13/1/2022) siang pukul 11.30 WIB, floor price untuk NFT Ghozali Everyday sudah melejit, yakni dijual paling murah seharga sekitar 0,3 ETH atau setara Rp 14,3 juta untuk satu foto selfie. 

Sementara foto selfie dari koleksi Ghozali Everyday paling mahal dijual sebesar 66.346 ETH (setara Rp 3,1 triliun).

Apa itu NFT atau Non Fungible Token?

NFT adalah semacam token yang tak dapat ditukarkan, yang biasanya ditemukan di blockchain. Meskipun sudah ada sejak 2014, NFT menjadi semakin banyak peminatnya pada akhir tahun 2021. 

Blockchain adalah sebuah teknologi yang digunakan sebagai sistem penyimpanan data digital yang terhubung melalui kriptografi. 

Dikutip dari CNN, NFT adalah aset digital yang berbentuk karya seni maupun barang koleksi mewakili obyek dunia nyata yang bisa dipergunakan untuk membeli sesuatu secara virtual. Barang seni dan koleksi bisa berupa foto, gambar, lagu, rekaman suara, video, game, dan sebagainya.

Mereka dibeli dan dijual secara online, seringkali dengan cryptocurrency, dan mereka umumnya dikodekan dengan perangkat lunak dasar yang sama dengan banyak cryptos.

Siapapun dapat melihat gambar satu per satu- atau bahkan seluruh kolase gambar secara online secara gratis.

Meskipun bisa dipakai untuk membeli sesuatu, berbeda dengan aset kripto, NFT sulit untuk diperdagangkan.  

NFT memiliki beberapa keungulan, salah satunya terkait tingkat keasliannya. Konsep NFT memungkinkan pembeli memiliki barang asli tanpa ada yang bisa menirunya. Tidak hanya itu, NFT juga menyertakan bukti kepemilikan dalam bentuk sertifikasi. 

Beberapa situs yang menyediakan jual beli NFT, seperti Nifty Gateway, Mintable, Rarible, dan OpenSea. 

Menemukan peluang ini, Ghozali pun dengan tekun mengambil foto selfie-nya setiap hari dan diunggahnya menjadi NFT, yang ternyata ramai pembeli.

Baca juga: Mengapa Kita Suka Selfie, dan Apa Dampaknya Bila Kecanduan?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.