Kompas.com - 07/01/2022, 10:01 WIB


KOMPAS.com - Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali mengidentifikasi jenis tumbuhan paku (pteridofita) baru, Deparia stellata.

Tumbuhan paku Deparia stellata ini ditemukan dari pedalaman hutan Pegunungan Bintang, Papua Nugini.

Periset Bidang Botani Pusat Riset BRIN Wita Wardani dan tim melakukan penelitian berdasarkan spesimen yang dikoleksi oleh W.R. Barker dalam Ekspedisi Pegunungan Bintang tahun 1975.

Penemuan ini sebagai langkah penting untuk terus mendapatkan informasi variasi dan inventarisasi jenis tumbuhan paku (pteridofita), khususnya di wilayah fitogeografi Malesia.

Baca juga: Perbedaan Metagenesis Tumbuhan Paku dan Lumut

 

“Kunci penemuan (tumbuhan paku) ini adalah kesediaan herbarium Natural History Museum London (BM) meminjamkan spesimennya. Spesimen ini saya temukan saat berkunjung ke herbarium tersebut untuk memeriksa tumpukan spesimen yang belum teridentifikasi di tahun 2016. Semula saya mengidentifikasi spesimen tersebut sebagai Deparia petersenii,” ujar Wita dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (6/1/2022).

Wita menjelaskan, secara sepintas tutupan permukaan tangkai dan rakis daun jenis tumbuhan baru ini terlihat berbeda.

Ditemukan melalui pengamatan mikroskop berdaya pembesaran tinggi di Herbarium Bogor (BO), terkonfirmasi spesimen baru tersebut yang diterbitkan dalam jurnal Reinwardtia pada 6 Desember 2021.

Pengamatan dengan mikroskop, lanjut dia, teramati ciri khas Tumbuhan paku Deparia stellata dengan lebih jelas, baik variasi bentuk, ukuran, dan posisi terhadap ciri yang lain.

Baca juga: Tumbuhan Paku: Pengertian, Ciri-ciri, dan Jenisnya

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.