Kompas.com - 31/12/2021, 08:00 WIB


KOMPAS.com - Selama pandemi Covid-19, banyak negara tidak bisa mengendalikan penyebaran virus corona dengan baik, sehingga potensi lahirnya strain baru hanya perkara waktu, terbukti dengan munculnya varian Omicron. Bahkan, lahirnya varian ini kemungkinan bisa sebabkan tsunami long Covid.

Hal itu diungkapkan Epidemiolog Indonesia di Griffith University Australia, Dicky Budiman, dalam diskusi Kesiapsiagaan Indonesia dalam Menghadapi Varian Omicron.

Dicky mengatakan laporan awal varian Omicron memiliki gejalanya lebih ringan atau sedang. Namun, infeksi asimtomatik atau tidak bergejala bukan berarti tidak bisa ditularkan.

Ia mengungkapkan, kondisi tersebut berpotensi mengakibatkan 'tsunami' Long Covid, bahkan potensi kefatalan pada lansia mencapai 10 persen.

Sementara gejala ringan pada anak akibat Covid-19 dapat menyebabkan terjadinya pembekuan darah.

"Potensi tsunami Long Covid pada lima sampai 10 tahun ke depan bisa (terjadi)," kata Dicky, Kamis (30/12/2021).

Diakuinya, kata lebih ringan ini justru membuat kekhawatiran dan respons masyarakat dunia menurun.

Baca juga: Varian Omicron Sebabkan Kekhawatiran Baru bagi Pasien Long Covid

 

 

Walaupun, sebenarnya 80 persen virus corona varian apapun, cenderung mengakibatkan penyakit ringan sampai sedang, termasuk Covid varian Omicron.

Meski gejala dari varian Delta tampaknya lebih jelas terlihat dibandingkan Omicron, Dicky menegaskan agar masyarakat tidak boleh terdistraksi dengan gejala-gejala klinis.

"Pada prinsipnya, selalu memang didominasi oleh kelompok yang tidak bergejala. Itulah sebabnya kenapa pandemi Covid-19 ini bisa berlaku cukup lama," tuturnya.

Menurut dia, varian Delta dan Omicron berpotensi menjadi dua epidemi terpisah, dan seseorang dapat terinfeksi oleh salah satu dari kedua varian tersebut jika tidak divaksinasi lengkap maupun belum menerima vaksin booster.

"Saya masih melihat data yang bisa membantu, tapi saya melihat ini cenderung bisa beriringan. Oleh karena itu kita harus memperkuat respons," lanjut Dicky.

Di sisi lain, penularan varian Omicron pun sangat cepat terutama lewat udara. Pada orang yang kontak erat serumah, penularannya jauh lebih efektif daripada Delta.

Baca juga: Bertambah 21 Kasus Omicron, Epidemiolog: Skenario Terburuk Terjadi Penularan Komunitas

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.