Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/12/2021, 09:01 WIB


KOMPAS.com - Roda merupakan salah satu penemuan yang mengubah dunia, yang telah menjadi cikal bakal dimulainya sejarah perkembangan transportasi darat. Ternyata, roda menjadi teknologi yang telah ada sejak tahun 3500 sebelum masehi.

Seperti yang kita tahu, roda biasa digunakan dalam industri transportasi darat seperti mobil, motor, hingga kereta.

Dari penemuan awal yang sederhana berupa roda kayu ini, beragam macam penemuan lainnya turut berkembang.

Namun, sejarah penemuan roda tidak singkat, karena benda bulat ini dianggap sebagai penemuan yang terlambat dibandingkan penemuan penting sebelumnya seperti jarum jahit, kain tenun, tali, anyaman keranjang, perahu, bahkan seruling.

Sejarah penemuan roda

Pada tahun 3.500 sebelum Masehi, roda tidak digunakan untuk alat transportasi, melainkan dipakai sebagai pembuat tembikar.

Baca juga: Sejarah Penemuan Pesawat Terbang yang Terinspirasi dari Mainan Helikopter

 

Dilansir dari Smithsonian Magazine, Rabu (17/6/2009) ada juga peneliti yang menyebutkan 300 tahun sebelumnya, penemuan roda sederhana sudah ditemukan di kawasan Mesopotamia, Yunani kuno untuk menjalankan troli maupun kereta perang.

Peradaban Mesopotamia diyakini sebagai penemu asli roda, meskipun dugaan ini hanya didasarkan pada bukti arkeologis yang ada.

Masyarakat dari Yunani kuno ini disebut menggunakan roda untuk pembuatan tembikar.

Roda tertua yang ditemukan itu berasal dari zaman perunggu, yaitu zaman di mana kehidupan manusia masih primitif meski sudah mengenal pertanian dan peternakan hewan.

Sekitar 2.000 tahun kemudian, orang Yunani Kuno akhirnya menggunakan roda untuk gerobak yang dapat membawa beban.

Penemuan roda di masa itu, berangkat dari konstruksi gerobak dengan roda yang pertama kali dirancang oleh orang Yunani kuno dan sangat sederhana. 

Baca juga: Perjalanan Sejarah Penemuan Listrik yang Mengubah Dunia

Roda gerobak zaman kunoPixabay Roda gerobak zaman kuno

Pada dasarnya hanya terdiri dari dua batang, dengan roda dan poros di ujungnya. Alat ini dapat digunakan untuk membawa beban besar dari ladang.

Akan tetapi, gerobak dorong tangan sudah ada sekitar 3 atau 4 abad sebelum Masehi di Yunani Kuno. Kemudian penemuan ini mulai menyebar ke daratan China dan Eropa abad pertengahan.

Selain itu, gerobak dorong juga diduga sudah digunakan pedagang Islam untuk berdagang dan menyiarkan agama Islam di seluruh penjuru.

Meski harga gerobak pada masa itu terbilang mahal, banyak orang tetap membelinya untuk mengurangi beban para pekerja.

Asal muasal penemuan roda memang memiliki banyak versi. Misalnya pada tahun 1975 para arkeolog menemukan pot Bronocice, sebuah vas keramik yang ditemukan di Neolitikum di Polandia yang diyakini berasal dari tahun 3.635 hingga 3.370 sebelum Masehi.

Baca juga: Penemuan Makam Kuno Peru Ungkap Petunjuk Peradaban Budaya Wari

Penemuan ini juga menggambarkan kendaraan beroda pertama kali ditemukan. Jika benar, maka penggunaan roda dan porosnya mungkin pertama kali muncul di stepa Eurasia.

Kendati roda telah mengubah manusia dalam melakukan perjalanan, saat itu roda bukan lah penemuan yang sempurna.

Namun, perkembangan roda sebagai salah satu teknologi dimulainya transportasi darat terus berkembang pesat.

Dalam buku The Camel and the Wheel yang ditulis M Richard Bulliet, masyarakat di Timur Tengah justru menggunakan roda untuk sistem irigasi, penggilingan, maupun tembikar.

Maka, untuk di daerah bergurun hewan seperti unta adalah pilihan transportasi yang jauh lebih efisien jika dibandingkan dengan gerobak yang mempunyai roda.

Meskipun roda terlihat sepele, tetapi penemuannya adalah prestasi besar dalam sejarah peradaban manusia. Sebab, dari ditemukannya roda ini lah yang membuat temuan baru lainnya muncul dan mempermudah kehidupan kita.

Baca juga: Penemuan Antiseptik, Selamatkan Banyak Nyawa dari Infeksi Kuman

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+