Kompas.com - 22/12/2021, 20:31 WIB


KOMPAS.com - Jika Anda bangun saat dini hari besok, dan melihat cahaya seolah bintang jatuh di langit, itu artinya Anda sedang melihat puncak hujan meteor Ursid.

Hujan meteor Ursid adalah hujan meteor yang titik radian atau titik asal munculnya meteornya berada di konstelasi Ursa Minor. 

Hujan Meteor Ursid berasal dari sisa debu komet 8P/Tuttle yang mengorbit Matahari dengan periode 13,6 tahun. Komet ini memiliki orbit yang sangat lonjong dan kemiringan orbit 54,9°. 

Berdasarkan catatan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), fenomena hujan meteor ini sudah aktif sejak tanggal 17 Desember lalu, dan masih akan berlangsung hinggan 26 Desember mendatang.

Namun, peneliti di Pusat Sains Antariksa LAPAN BRIN, Andi Pangerang mengatakan bahwa mulai dini hari esok, Kamis (23/12/2021), hujan meteor Ursid ini akan mencapai puncaknya.

"Puncaknya pada 23 Desember sebelum terbit Matahari untuk pengamat di Indonesia," kata Andi kepada Kompas.com, Selasa (30/11/2021).

Baca juga: Malam Ini, Puncak Hujan Meteor Leonis Minorid Desember

Intensitas maksimum dari fenomena hujan meteor Ursid ini berkisar 10 meteor per jam. 

"Sayangnya, hanya pengamat di belahan Utara yang mendapatkan kesempatan terbaik mengamati hujan meteor ini," kata dia.

Sedangkan, pengamat yang terletak di 50 LS atau lebih Selatan lagi tidak dapat menyaksikan hujan meteor Ursid.

Andi menjelaskan, hujan Meteor Ursid dapat disaksikan sejak pukul 01.00 waktu lokal hingga akhir fajar bahari atau sekitar 25 menit sebelum terbit Matahari, dengan intensitas berkisar 0,9 hingga 2,8 meteor per jam untuk wilayah Indonesia. 

Adapun, ketinggian titik radian puncak hujan meteor Ursid ini ketika kulminasi cukup bervariasi mulai 5° (Kendari, 4° LS) hingga 16° (Sabang, 6° LU).

Baca juga: Puncak Hujan Meteor Monocerotid dan Chi-Orionid, 3 Hari ke Depan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.