Kompas.com - 12/12/2021, 19:15 WIB

KOMPAS.com - Soal pengasuhan, orangutan adalah hewan yang istimewa. Induk orangutan akan tetap mendampingi anaknya hingga sembilan tahun, lebih lama dari hampir semua mamalia selain manusia.

Dan sama halnya dengan manusia, anak orangutan bergantung pada induk mereka untuk mempelajari ketrampilan hidup seperti apa yang dimakan dan di mana menemukannya sebelum akhirnya mereka mandiri.

Kini, dalam sebuah studi peneliti menemukan bukti pertama keterlibatan aktif induk orangutan dalam pembelajaran keterampilan.

Temuan ini berbeda dengan penelitian sebelumnya, di mana induk orangutan disebut hanya berperilaku pasif dalam pengajaran anak.

Baca juga: Wisatawan Bisa Jadi Penyebar Covid-19 ke Orangutan, Ini Penjelasannya

Mengutip Phys, Minggu (12/12/2021) tim peneliti dari Max Planck Institute of Animal Behavior di Konstanz, Jerman menemukan induk orangutan sedang mencari makan, mereka menyesuaikan perilaku mereka agar sesuai dengan usia dan kemampuan anak mereka. Hal tersebut membantu anak mereka untuk belajar ketrampilan baru.

Dalam studinya, tim mempelajari bagaimana orangutan yang belum dewasa belajar ketrampilan mencari makan selama periode penyapihan.

Orangutan itu setidaknya harus belajar bagaimana mengenali dan memproses lebih dari 200 jenis makanan, mulai dari bunga, daun, kulit kayu hingga bagaimana mendapatkan madu dari sarang lebah.

Menurut penelitian sebelumnya, cara orangutan muda ini mempelajari ketrampilan mencari makan yang kompleks adalah dengan memerhatikan induk mereka.

Orangutan muda akan melihat induknya saat sedang makan, terutama saat makanannya sulit diolah. Mereka juga melakukan 'meminta' makanan induknya. Biasanya dengan mencoba mengambil makanan dari tangan induk.

Namun ada pertanyaan yang muncul saat itu, apakah proses pembelajaran itu dilakukan sepihak, sebab induk selalu tampak pasif selama interaksi makan ini?

Untuk mengetahuinya, bekerja sama dengan peneliti dari University of Zurich di Swiss dan Universitas Nasional Indonesia, peneliti mengumpulkan data tentang peran pengembangan ketrampilan pada anak orangutan.

Mereka menganalisis data 1300 perilaku 'permintaan makanan' dari 27 orangutan Sumatera yang belum dewasa yang dikumpulkan selama 12 tahun di daerah Suaq Balimbing, Sumatera.

Baca juga: Pertama Kali, Orangutan Tertangkap Kamera Membunuh dan Memakan Kukang

Halaman:


Video Pilihan

Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.