Kompas.com - 10/12/2021, 19:32 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Benda langit yang mengisi ruangan antara Mars dan Jupiter adalah gerombolan asteroid yang membentuk sebuah sabuk raksasa.

Adanya sabuk asteroid inilah yang mengelompokkan planet menjadi planet dalam (Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars) dan planet luar (Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus).

Asteroid yang menyerupai bebatuan ini disebut juga sebagai planetoid atau planet minor. Jumlah mereka sangat banyak dan mempunyai orbitnya sendiri.

Selain terdapat di sabuk asteroid, asteroid yang sangat banyak ini juga terdapat di luar angkasa dan beredar bebas.

Namun, jumlah terbanyak asteroid berada di sabuk asteroid di antara Mars dan Jupiter. Di sabuk asteroid ini, jumlahnya sekitar 750.000.

Baca juga: Lebih Besar dari Menara Eiffel, Asteroid Raksasa Dekati Bumi Pekan Ini

Klasifikasi asteroid

Dilansir dari Sumber Belajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), asteroid terdiri dari beberapa jenis yang dikelompokkan berdasarkan orbit dan komposisi penyusun.

Berikut adalah empat jenis asteroid yang ada di tata surya:

1. Asteroid jenis C

Asteroid jenis C merupakan asteroid yang tersusun dari tanah liat dan batuan silikat. Asteroid ini kebanyakan berada di luar sabuk utama.

2. Asteroid jenis S (asteroid silicaceous)

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.