Kompas.com - 09/12/2021, 07:01 WIB
Menjumpai orangutan menjadi salah satu favorit wisatawan saat mengunjungi ekowisata Bahorok. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALIMenjumpai orangutan menjadi salah satu favorit wisatawan saat mengunjungi ekowisata Bahorok.


KOMPAS.com - Infeksi Covid-19 tak hanya berpengaruh pada manusia. Kerabat terdekat manusia, kera besar seperti orangutan juga bisa terkena imbasnya. Potensi penularan Covid-19 pada orangutan dari manusia ini dapat terjadi dari wisatawan.

Dan menurut peneliti Oxford Brookes University, infeksi virus tersebut bisa ditularkan melalui manusia saat mereka menjelajah hutan.

Ini berdasarkan studi yang dilakukan peneliti yang memeriksa gambar para wisatawan di Indonesia melalui sosial media Instagram.

Peneliti menyoroti kepatuhan wisatawan yang buruk ketika berkunjung di Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara.

Mengutip Phys, Rabu (8/12/2021) peneliti menemukan para wisatawan ini melanggar aturan menjaga jarak 10 meter, berpose untuk selfie, membelai, memeluk atau memberi makan orangutan liar.

Baca juga: Pertama Kali, Orangutan Dapat Suntikan Vaksin Covid-19

 

Kegiatan ini disebut peneliti berpotensi membuat orangutan terpapar penyakit manusia yang dapat memicu infeksi mematikan. Dengan kata lain, wisatawan bisa jadi penyebar Covid-19 ke orangutan.

"Risiko penularan penyakit zoonosis antara pengunjung dan orangutan sangat mengkhawatirkan. Ada aturan taman nasional tetapi hasil kami menunjukkan wisatawan tak menyadarinya," ungkap Andrea Molyneaux, penulis utama studi.

Ia juga menyebut jika ada sikap apatis dalam komunitas konservasi orangutan yang lebih luas untuk meningkatkan kesadaran akan aturan taman nasional.

"Kami perlu mempromosikan kesadaran akan aturan ini agar pengunjung tahu bahwa mereka tak boleh mendekati atau memberi makan orangutan," kata Molyneaux.

Bukan hanya orangutan terancam tertular Covid-19 dengan adanya pandemi ini, peneliti pun berharap kesadaran masyarakat akan risiko penyakit makin meningkat dan dapat berdampak positif pada perilaku wisatawan atau pengunjung Taman Nasional Gunung Leuser dan lokasi wisata kera besar lainnya.

Baca juga: Pertama Kali, Orangutan Tertangkap Kamera Membunuh dan Memakan Kukang

Halaman:


Video Pilihan

Sumber PHYSORG
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Matahari akan Terbenam Lebih Lambat di Indonesia Akhir Januari 2022, Ada Apa?

Fenomena
Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena Ekuiluks Terjadi di Indonesia Sebulan ke Depan, Apa Dampaknya?

Fenomena
Fenomena Salju di Gurun Sahara, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Fenomena Salju di Gurun Sahara, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Fenomena
Mengenal Barometer, Alat untuk Mengukur Tekanan Udara

Mengenal Barometer, Alat untuk Mengukur Tekanan Udara

Oh Begitu
Mantan Menkes Siti Fadilah Sebut Omicron Bisa Dilawan dengan Obat, Benarkah Efektif?

Mantan Menkes Siti Fadilah Sebut Omicron Bisa Dilawan dengan Obat, Benarkah Efektif?

Oh Begitu
Pengertian Medan Magnet dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian Medan Magnet dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Oh Begitu
Mungkinkah Infeksi Omicron dan Delta Terjadi Bersamaan? Ini Kata Pakar

Mungkinkah Infeksi Omicron dan Delta Terjadi Bersamaan? Ini Kata Pakar

Oh Begitu
Anggrek Kantung di Indonesia Terancam Punah, Ini Kata Peneliti BRIN

Anggrek Kantung di Indonesia Terancam Punah, Ini Kata Peneliti BRIN

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.