Kompas.com - 03/12/2021, 19:45 WIB
Danau berwarna ungu yang dipenuhi bakteri sulfur ungu yang merupakan bakteri autotrof ShutterstockDanau berwarna ungu yang dipenuhi bakteri sulfur ungu yang merupakan bakteri autotrof

KOMPAS.comBakteri autotrof adalah bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dari senyawa anorganik. Bakteri tersebut memerlukan energi untuk membuat makanan.

Energi tersebut didapatkan dari cahaya atau reaksi kimia. Bakteri ini akan mengubah komponen karbon seperti karbon dioksida, air, dan hidrogen sulfida menjadi komponen organik seperti karbohidrat, protein, dan bentuk lainnya.

Jenis bakteri autotrof

Terdapat dua jenis bakteri autotrof:

1. Bakteri fotoautotrof

Bakteri foto autotrof adalah bakteri yang membuat makanannya sendiri menggunakan energi yang berasal dari cahaya matahari. Bakteri ini bekerja persis seperti fotosintesis pada tumbuhan. Fotosintesis pada bakteri autotrof tidak bergantung pada tersedianya oksigen atau tidak.

Bakteri fotoautotrof bermanfaat sebagai media untuk menjernihkan air yang tercemar. Beberapa contoh bakteri fotoautotrof adalah bakteri sulfur hijau, bakteri sulfur ungu, bakteri non-sulfur ungu, dan heliobacteria.

Baca juga: Apa Itu Organisme Autotrof?

2. Bakteri kemoautotrof

Bakteri kemoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya sendiri menggunakan energi kimia yang berasal dari reaksi oksidasi senyawa anorganik. Reaksi untuk membuat makanan bakteri ini disebut dengan kemosintesis.

Kemosintesis dilakukan dengan menggunakan molekul karbon dari karbon dioksida, hidrogen sulfida, metana, dan sumber karbon lainnya. Proses ini bisa berlangsung secara aerob dan anaerob.

Terdapat beberapa jenis bakteri autotrof yang melakukan kemosintesis. Jenis bakterinya dibagi menurut sumber energi yang mereka gunakan. Berikut adalah jenis bakteri kemoautotrof.

  • Bakteri sulfur: Thiobacillus, Sulfolobus
  • Bakteri nitrogen: Nitrobacter, Nitrosomonas
  • Bakteri hidrogen: Helicobacter pylori, Hydrogenbacter thermophilus
  • Metanotrof: Methylococcus capsulatus
  • Bakteri besi: Geobacter metallireducens

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.