Kompas.com - 03/12/2021, 16:02 WIB
Ilustrasi obat Covid-19. Inggris setujui penggunaan obat sotrovimab untuk pengobatan Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. Produsen obat, GlaxoSmithKline (GSK), mengatakan, obat antibodi ini kemungkinan bisa melawan varian Omicron. SHUTTERSTOCK/GlaxoSmithKline (GSK)Ilustrasi obat Covid-19. Inggris setujui penggunaan obat sotrovimab untuk pengobatan Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. Produsen obat, GlaxoSmithKline (GSK), mengatakan, obat antibodi ini kemungkinan bisa melawan varian Omicron.

KOMPAS.com - Obat Sotrovimab yang dikembangkan oleh perusahaan GlaxoSmithKline (GSK) dan Vir Biotechnology tampaknya dapat melawan varian baru Covid-19 Omicron.

Dalam hasil uji praklinis, sotrovimab tampaknya mampu melawan infeksi Omicron, varian baru Covid-19 yang diklasifikasikan WHO ke kategori variant of concern.

"Data praklinis menunjukkan obat tersebut mampu melawan mutasi kunci dari varian Covid-19 Omicron," kata GSK dalam sebuah pernyataan seperti dikutip AFP, Kamis (2/12/2021).

"Hingga sekarang, sotroviman telah menunjukkan kemampuan melawan semua varian Covid-19 yang masuk kategori variant of concern dan beberapa variant of interest WHO," imbuh GSK.

Baca juga: Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Selain disebut mampu melawan Omicron, obat sotrovimab mampu mengurangi risiko gejala ringan berkembang menjadi gejala berat, mengurangi risiko rawat inap, dan kematian akibat Covid-19.

Seperti dijelaskan oleh Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), sotrovimab adalah obat antibodi yang dikembangkan untuk melawan virus corona.

Obat sotrovimab adalah obat antibodi monoklonal, sejenis protein yang menempel pada protein spike virus corona, sehingga mampu mengurangi kemampuan protein spike untuk menempel dan menginfeksi sel tubuh manusia.

Dosis tunggal obat sotrovimab mampu mengurangi risiko rawat inap dan kematian akibat Covid-19 hingga 79 persen pada orang dewasa.

"Fungsinya sama seperti antibodi yang dihasilkan setelah terpapar Covid-19 atau dari vaksinasi yang memproduksi antibodi," jelas Zullies kepada Kompas.com, Jumat (3/12/2021).

"Kalau antibodi yang dihasilkan setelah terpapar Covid-19 istilahnya tubuh yang memproduksi antibodi tersebut. Nah kalau obat antibodi (seperti sotrovimab), antibodinya diberikan dari luar tubuh, jadi lebih cepat."

Benarkah bisa melawan varian Omicron?

Kendati perusahaan GSK mengatakan obat sotrovimab tampaknya efektif melawan varian baru Omicron, saat ini pihaknya masih melakukan penelitian untuk mengonfirmasinya.

GSK berharap sebelum 2021 berakhir kita sudah mendapat hasil apakah obat ini bisa melawan sotrovimab.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.