Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Kompas.com - 03/12/2021, 10:05 WIB
Ilustrasi semut. PIXABAY/HANS BRAXMEIERIlustrasi semut.

KOMPAS.com - Sama seperti manusia, semut memiliki cara tersendiri untuk bertukar informasi dengan kawanannya.

Menurut penelitian yang dipublikasikan 2 November lalu di jurnal eLife, semut melakukan ikatan sosial dengan memuntahkan cairan ke mulut satu sama lain.

Asisten profesor sekaligus pemimpin di Laboratory of Social Fluids di University of Fribourg, Adria LeBoeuf menuturkan, bahwa sebagian besar serangga memiliki usus depan, usus tengah, dan usus belakang.

Namun, LeBoeuf menjelaskan bagi serangga seperti semut, usus bagian depan menjadi semacam 'perut sosial', di mana isi dari usus tengah dan usus belakang dicerna, sedangkan isi usus depan disebarkan.

Baca juga: Cara Semut Berkembang Biak

Dilansir dari Live Science, Rabu (1/12/2021) memuntahkan makanan ke dalam mulut organisme lain disebut dengan trofalaksis. Tindakan tersebut sangat umum terjadi pada spesies yang bersosialisasi seperti semut.

Selama proses trofalaksis, nutrisi dan protein diteruskan dari 'perut sosial' satu semut ke perut semut lainnya.

"Melalui serangkaian pertukaran ini, semut menciptakan sistem peredaran darah sosial yang menghubungkan setiap anggota koloni dengan yang lainnya," ujar LeBoeuf.

Lewat pengamatan yang telah dilakukan, peneliti menyebut semut kayu atau Camponotus sering kali membagikan nutrisi dengan cara tersebut.

Dalam satu koloni yang bisa mencapai ribuan semut, LeBoeuf berkata jika diamati selama satu menit, maka kita akan melihat 20 peristiwa trofalaksis yang terjadi.

"Sekitar lima tahun lalu, kami menerbitkan sebuah laporan yang mengarakterisasi fakta bahwa ketika semut melakukan trofalaksis, mereka tidak hanya melewati makanan eksternal. Mereka membagikan hormon, isyarat pengenalan teman sesarang, RNA kecil dan hal lainnya," kata LeBoeuf.

Para peneliti menuliskan, proses memuntahkan cairan ke mulut satu sama lain bagi semut tidak hanya bertukar nutrisi.

Sebaliknya, semut menciptakan jaringan sosial pencernaan di mana energi dan informasi beredar terus-menerus di seluruh koloni bagi mereka yang membutuhkannya.

Sederhananya, peneliti menjelaskan prosesnya seperti saat otak kita mengeluarkan hormon dan menyebarkannya ke sistem peredaran darah menuju hati.

"Untuk membantu kami memahami mengapa semut berbagi cairan ini, kami mengeksplorasi apakah protein yang mereka tukar terkait dengan peran individu dalam koloni atau siklus hidup koloni," papar penulis utama studi, Sanja Hakala.
Baca juga: 7 Jenis Semut Paling Mematikan di Dunia

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.