Kompas.com - 02/12/2021, 12:32 WIB
Ilustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19. SHUTTERSTOCKIlustrasi memakai masker di rumah demi mencegah penularan Covid-19.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Para peneliti di berbagai negara masih terus melakukan penelitian untuk memahami lebih jauh mengenai varian baru virus corona, yakni varian B.1.1. 529 atau varian Omicron.

Studi yang sedang berlangsung mencakup aspek penularan, tingkat keparahan infeksi (termasuk gejala), efektivitas vaksin dan tes diagnostik, serta efektivitas pengobatan.

World Health Organization (WHO) pun mengajak lebih banyak negara untuk berkontribusi dalam pengumpulan dan berbagi data pasien rawat inap.

Selain itu, WHO memberikan sejumlah rekomendasi tindakan untuk negara dan individu agar melakukan langkah-langkah pencegahan varian Omicron.

Baca juga: WHO Berharap Lebih Banyak Informasi tentang Varian Omicron dalam Beberapa Hari

Cara mencegah Covid-19 varian Omicron

Dilansir dari laman resmi WHO, langkah yang paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi infeksi dan mencegah Covid-19, termasuk varian Omicron adalah:

  • Menjaga jarak fisik minimal satu meter dari orang lain.
  • Memakai masker dengan benar.
  • Membuka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam ruangan.
  • Menghindari ruangan yang ramai dan bervintilasi buruk.
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air.
  • Menerapkan etika bersin dan batuk.
  • Mendapatkan vaksin Covid-19 hingga dosis penuh.

Karena Omicron dimasukkan dalam kategori Variant of Concern, ada beberapa tindakan lain yang direkomendasikan oleh WHO untuk dilakukan negara-negara, yakni:

  • Meningkatkan pengawasan dan pengurutan kasus.
  • Membagikan urutan genom pada database yang tersedia untuk umum.
  • Melaporkan kasus atau klaster awal ke WHO.
  • Melakukan penyelidikan lapangan.
  • Melakukan penyelidikan penilaian laboratorium untuk lebih memahami karakter Omicron.

Baca juga: WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru seperti Omicron Berkembang

Otoritas di masing-masing negara juga harus terus menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi untuk mengurangi laju infeksinya.

Beberapa fasilitas kesehatan masyarakat dan kapasitas medis untuk mengelola peningkatan kasus juga harus disiapkan.

Sebagai bentuk dukungan, WHO memberikan panduan kepada negara-negara untuk kesiapan dan ketanggapan.

Selain itu, penting pula untuk mengatasi ketidakadilan dalam akses ke vaksin Covid-19. Pastikan setiap kelompok rentan mendapatkan vaksin hingga dosis penuh, di samping akses yang adil untuk pengobatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.