Fenomena Langka 90 Tahun Sekali saat Venus, Saturnus, dan Jupiter Terlihat Sejajar di Langit

Kompas.com - 01/12/2021, 18:30 WIB
Foto fenomena konjungsi Venus dan Jupiter ini diambil menggunakan teleskop pada (1/7/2015) pukul 19.32 di Yogyakarta. Foto fenomena konjungsi Venus dan Jupiter ini diambil menggunakan teleskop pada (1/7/2015) pukul 19.32 di Yogyakarta.


KOMPAS.com - Mulai malam ini sampai tiga hari ke depan, tiga planet tata surya kita yaitu Venus, Saturnus, dan Jupiter akan tampak sejajar jika dilihat dari Bumi. Ini adalah fenomena langit yang langka, sebab terjadi 90 tahun sekali.

Kesejajaran itu bisa terjadi dikarenakan, ketiga planet tersebut akan mengalami konjungsi tripel di langit senja Indonesia mulai  tanggal 1-4 Desember 2021.

Konjungsi tripel Venus, Saturnus, Jupiter adalah peristiwa langit, di mana Planet Venus, Saturnus dan Jupiter bersama-sama menempati satu garis bujur ekliptika, meski sedikit berbeda dalam hal kedudukan garis lintang ekliptikanya.

Sehingga, ketiga planet ini akan terlihat berdekatan atau memiliki elongasi kecil secara astronomi.

Peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang mengatakan, fenomena ini menarik untuk dapat diamati karena tergolong langka.

Baca juga: Fenomena Langka: Bulan, Jupiter, dan Saturnus Sejajar hingga Malam Ini

 

Meskipun konjungsi itu bisa terjadi pada berbagai benda langit, baik itu planet-planet, bulan maupun bintang, tetapi fenomena konjungsi antara ketiga planet ini tidak sering terjadi, bisa disebut fenomena langit yang langkalangka karena konjungsi tripel yang menarik ini hanya terjadi 90 tahun sekali. 

"Fenomena ini (konjungsi tripel Venus, Saturnus, Jupiter) terbilang cukup langka, terjadi setiap rata-rata 90 tahun sekali," kata Andi kepada Kompas.com, Sabtu (1/12/2021).

Fenomena ini terakhir kali terjadi pada 31 Juli-23 Agustus 1922 dan 10 November-2 Desember 1842. 

Berikutnya, fenomena langka konjungsi tripel ini akan terjadi kembali 90 tahun lagi, yakni pada 1 September-14 Oktober 2101, 25-31 Agustus 2180 dan 27 April-4 Mei 2260.

Baca juga: Cara Melihat Fenomena Langka Konjungsi Agung Jupiter-Saturnus Nanti Malam

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Fenomena
Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Oh Begitu
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Kita
Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Oh Begitu
WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kita
Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Fenomena
Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Oh Begitu
95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

Oh Begitu
Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Oh Begitu
Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Oh Begitu
Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Oh Begitu
Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Oh Begitu
Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.