Dua Juta Tahun Lalu Kerabat Manusia Memanjat seperti Kera dan Berjalan Tegak

Kompas.com - 28/11/2021, 20:05 WIB
Rekonstruksi  Australopithecus sediba

Sculpture: Elisabeth Daynes / Photograph: S. EntressangleRekonstruksi Australopithecus sediba

KOMPAS.com - Fosil berusia dua juta tahun memberikan wawasan baru mengenai salah satu kerabat manusia purba kita.

Peneliti menyebut Australopithecus sediba, hominin yang ditemukan di Malapa, Afrika selatan ini secara mengejutkan mampu beradaptasi dengan baik untuk berjalan tegak seperti manusia dan memanjat seperti kera.

Mengutip New Atlas, Minggu (28/11/2021) temuan tersebut berdasarkan analisis beberapa tulang belakang (vertebra lumbalis) dari punggung bawah A. sediba wanita yang diberi nama MH2 dan dijuluki Issa.

Baca juga: 12.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sudah Gunakan Alat Pancing Canggih Ini

Bagian tulang yang sangat langka dalam catatan fosil hominin tersebut memang merupakan bagian tubuh yang dapat mengungkapkan banyak hal tentang bagaimana mahluk hidup.

"Daerah lumbar sangat penting untuk memahami sifat bipedalisme pada nenek moyang kita yang paling awal dan untuk memahami seberapa baik mereka beradaptasi untuk berjalan dengan dua kaki," kata Scott Williams, penulis utama studi.

Penelitian sebelumnya berasumsi bahwa A. sediba akan memiliki tulang belakang yang relatif lurus, seperti yang terlihat pada kera modern dan hominin yang lebih kuno, seperti australopithecus lainnya.

Ini biasanya merupakan indikator bahwa ia sangat cocok untuk kehidupan arboreal di pepohonan.

Namun yang mengejutkan, pada studi terbaru terungkap bahwa tulang belakang A. sediba ternyata melengkung ke dalam. Itu membuatnya agak mirip manusia sehingga peneliti berpikir bahwa A.sediba juga berdaptasi untuk berjalan tegak seperti manusia modern.

Meski begitu, peneliti menyebut jika Issa ternyata juga belum sepenuhnya meninggalkan kehidupan di pohon. Terlihat dari temuan fitur lain yang menunjukkan adaptasi memanjat yang kuat.

"Jadi bisa dikatakan mahluk ini berjalan seperti manusia tetapi juga memanjat seperti kera," papar Gabrielle Russo, peneliti lain yang terlibat dalam studi.

Baca juga: Tak Ada Kulkas, Begini Cara Manusia Purba Menyimpan Makanan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arena Gladiator Romawi Terakhir yang Pernah Dibangun Ditemukan di Swiss

Arena Gladiator Romawi Terakhir yang Pernah Dibangun Ditemukan di Swiss

Oh Begitu
Direktur Gizi Kemenkes: Penanganan Stunting Harus Disesuaikan Versi Kearifan Lokal

Direktur Gizi Kemenkes: Penanganan Stunting Harus Disesuaikan Versi Kearifan Lokal

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Objek Misterius yang Lepaskan Energi Radio Setiap 18 Menit

Ilmuwan Deteksi Objek Misterius yang Lepaskan Energi Radio Setiap 18 Menit

Fenomena
Sulawesi Jadi Pusat Lokasi Penemuan Spesies Baru Tahun 2021, Ini Daftar Flora dan Fauna

Sulawesi Jadi Pusat Lokasi Penemuan Spesies Baru Tahun 2021, Ini Daftar Flora dan Fauna

Oh Begitu
Ular Tanah, Salah Satu Ular Berbisa yang Banyak Masuk Rumah

Ular Tanah, Salah Satu Ular Berbisa yang Banyak Masuk Rumah

Oh Begitu
Macam-Macam Kelainan Gigi Pada Anak

Macam-Macam Kelainan Gigi Pada Anak

Kita
Studi: Bahan Kimia dalam Produk Plastik Bisa Memicu Kenaikan Berat Badan

Studi: Bahan Kimia dalam Produk Plastik Bisa Memicu Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Kuda Nil Semprotkan Kotoran saat Dengar Suara Asing Kuda Nil Lain

Kuda Nil Semprotkan Kotoran saat Dengar Suara Asing Kuda Nil Lain

Fenomena
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional, Ini Cara Aksesnya

Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional, Ini Cara Aksesnya

Oh Begitu
Spesies Monyet Langka Ditemukan Kembali di Pegunungan Myanmar

Spesies Monyet Langka Ditemukan Kembali di Pegunungan Myanmar

Oh Begitu
Aliando Syarief Mengaku Alami OCD, Bisakah Penyakit OCD Disembuhkan?

Aliando Syarief Mengaku Alami OCD, Bisakah Penyakit OCD Disembuhkan?

Oh Begitu
Produk Tahan Air dan Noda Disebut Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Studi Jelaskan

Produk Tahan Air dan Noda Disebut Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Pasien Covid-19 Isoman Diberikan Vitamin C, B, E dan Zinc Gratis, Apa Saja Manfaatnya?

Pasien Covid-19 Isoman Diberikan Vitamin C, B, E dan Zinc Gratis, Apa Saja Manfaatnya?

Oh Begitu
Apakah Paus Termasuk Hewan Mamalia?

Apakah Paus Termasuk Hewan Mamalia?

Oh Begitu
Mendominasi di Jawa dan Bali, Ketahui 6 Fakta Omicron dari Gejala hingga Cara Mencegahnya

Mendominasi di Jawa dan Bali, Ketahui 6 Fakta Omicron dari Gejala hingga Cara Mencegahnya

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.