Kompas.com - 28/11/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi graphene, material terkuat di dunia ShutterstockIlustrasi graphene, material terkuat di dunia

KOMPAS.com - Banyak yang beranggapan bahwa berlian adalah material paling keras di Bumi. Ternyata, berlian tidak termasuk 5 besar material paling keras di dunia. Penasaran apa material paling kuat di dunia? Ini pembahasannya.

1. Graphene

Material paling kuat di dunia adalah graphene. Selembar logam graphene dengan ketebalan satu atom memiliki kekuatan 200 kali lebih kuat dari baja. Selain material terkuat, graphene juga material paling tipis yang pernah ada. Tas yang terbuat dari graphene bisa menahan beban hingga 2 ton.

2. Carbon nantotube

Carbon nanotube dikenal juga dengan sebutan buckypaper. Material ini dibuat dari molekul karbon berbentuk tuba dengan ukuran 50.000 kali lebih tipis dari rambut manusia. Hasilnya adalah material yang 500 kali lebih kuat dari baja dan 10 kali lebih ringan.

Sejak ditemukan pada tahun 1990-an, material ini banyak digunakan di berbagai industri, seperti konduktor, baju pelindung, bilah turbin angin, dan berbagai keperluan lainnya.

3. Metallic glass

Metallic glass disebut juga dengan logam amorf. Material ini memiliki konduktivitas elektris yang baik, kuat, elastis, tahan digunakan di berbagai kondisi, dan tahan dari korosi. Metallic glass banyak digunakan untuk bidang penerbangan dan senjata militer.

Baca juga: Ilmuwan Ciptakan Material Paling Hitam di Bumi, Bisa Hilangkan Berlian

4. Lonsdaleite

Lonsdaleite adalah material yang terbentuk saat meteorit yang mengandung grafit jatuh ke Bumi. Material ini ditemukan oleh ahli geologi Amerika bernama Lonsdale. Dia menemukan material berbentuk segi delapan yang mirip dengan berlian.

Penelitian terbatas menunjukkan material ini 58 persen lebih kuat dari berlian. Sama seperti berlian, Lonsdaleite tersusun dari atom karbon, namun berbeda susunan dan bentuknya. Sayangnya, material ini sangat langka untuk bisa diteliti lebih lanjut.

5. Wurtzite boron nitride

Wurtzite boron nitride adalah material yang terbentuk secara alami saat erupsi gunung berapi. Material ini disebut 18 persen lebih kuat dari berlian. Sayangnya, hanya sedikit material yang tersedia di alam untuk penelitian lanjutan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.