Kompas.com - 16/11/2021, 13:00 WIB
Ilustrasi macan tutul. SHUTTERSTOCKIlustrasi macan tutul.

KOMPAS.com - Pernahkah kamu melihat macan tutul dan jaguar di kebun binatang? Kedua binatang ini memiliki penampilan yang sangat mirip. Padahal, keduanya sangat berbeda dari berbagai aspek. Berikut adalah pembahasan perbedaan macan tutul dan jaguar.

Sebenarnya, baik macan tutul dan jaguar, keduanya sama-sama termasuk ke dalam genus Panthera. Genus Panthera adalah genus tempat kucing besar lainnya berasa, seperti harimau dan singa. Hanya keempat kucing besar inilah keluarga kucing yang bisa mengaum.

Sayangnya, macan tutul dan jaguar saat ini terancam populasinya. Menurut IUCN Red List, macan tutul termasuk ke dalam kategori vulnerable atau rentan. Sedangkan jaguar termasuk ke dalam kategori near threatened atau mendekati ancaman kepunahan.

Baca juga: Dikira Punah, Macan Tutul Taiwan Muncul Lagi Setelah 30 Tahun Sembunyi

Perbedaan Macan tutul Jaguar
Asal wilayah Afrika, Timur Tengah, dan Asia Amerika Tengah dan Amerika Selatan
Berat badan maksimal 80 kilogram 120 kilogram
Habitat Padang rumput atau savana Hutan hujan
Bentuk rahang dan kepala Lebih ramping Kepala dan rahangnya lebih lebar dan lebih kuat
Bentuk badan Lebih ramping Lebih gemuk
Panjang ekor Lebih panjang Lebih pendek
Pola bulu Pola tutul lebih rumit, di dalam tutul terdapat titik-titik Pola tutul lebih sederhana, di dalam tutul lebih polos
Makanan Antelope, rusa, burung, kadal Kura-kura, buaya caiman, ular
Cara membunuh Menggigit di tenggorokan dan mulut Menggigit di tengkorak dan tulang belakang
Kemampuan memanjat pohon Lebih lihai Bisa, tapi tidak selihai macan tutul

Pertarungan jaguar dan buaya, siapa yang menang? Pertarungan jaguar dan buaya, siapa yang menang?

Itu dia perbedaan macan tutul dan jaguar. Sekarang tidak akan salah lagi, kan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampel Dugaan Hepatitis Akut Misterius Akan Diperiksa dengan WGS, Ini Kata Kemenkes

Sampel Dugaan Hepatitis Akut Misterius Akan Diperiksa dengan WGS, Ini Kata Kemenkes

Kita
Mengenal Preeklamsia, Hipertensi di Masa Kehamilan

Mengenal Preeklamsia, Hipertensi di Masa Kehamilan

Oh Begitu
Tak Bisa Sembuh, Kenali Gejala Penyakit Lupus dan Hal yang Harus Dihindari

Tak Bisa Sembuh, Kenali Gejala Penyakit Lupus dan Hal yang Harus Dihindari

Oh Begitu
Dugaan Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Jadi 14 Kasus, Ini Laporan Kemenkes

Dugaan Hepatitis Akut Misterius di Indonesia Jadi 14 Kasus, Ini Laporan Kemenkes

Kita
4 Kebiasaan Bikin Miss V Berbau Tidak Sedap, Salah Satunya Jarang Mandi

4 Kebiasaan Bikin Miss V Berbau Tidak Sedap, Salah Satunya Jarang Mandi

Oh Begitu
Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Kita
Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Oh Begitu
6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

Kita
Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Oh Begitu
Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Fenomena
Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Oh Begitu
Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Oh Begitu
Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Kita
[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.