Kompas.com - 14/11/2021, 21:01 WIB
Ilustrasi ras kucing Sphynx. PIXABAY/IGOR LUKINIlustrasi ras kucing Sphynx.
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Pada pertengahan tahun 1960an, seekor kucing domestik di Toronto melahirkan bayi kucing yang tidak berbulu.

Bayi kucing tersebut tidak memiliki bulu karena mutasi genetik alami. Kucing inilah yang kemudian diberi nama kucing Sphynx.

Selama puluhan tahun, para pecinta kucing telah membiakkan Sphynx dengan kucing berbulu normal untuk menghasilkan kembali kucing tanpa bulu.

Tujuan di balik pembiakkan selektif ini adalah menciptakan kucing yang sehat secara genetik dengan kumpulan gen yang besar dan kekuatan hibrida.

Fakta kucing Sphynx

Dilansir dari Science ABC, berikut adalah 5 fakta kucing Sphynx, kucing tanpa bulu yang menggemaskan.

Baca juga: Kucing Lacak Lokasi Pemiliknya Hanya dari Suara

1. Kucing Sphynx sangat sosial

Beberapa orang mungkin berasumsi bahwa kucing Sphynx adalah hewan yang penakut, tidak menarik, dan membosankan.

Faktanya, kucing Sphynx yang tampak dingin ini justru memiliki sifat yang hangat dan sangat suka berteman.

Mereka dapat menunjukkan rasa ingin tahu, energi, kecerdasan, dan kasih sayang yang tinggi kepada pemiliknya.

2. Kucing Sphynx berasal dari wilayah dingin

Nenek moyang kucing Sphynx yang tidak memiliki bulu berasal dari wilayah utara yang dingin.
Setelah kucing di Ontario melahirkan anak kucing tanpa bulu di pertengahan tahun 1960-an, dua pasang anak kucing Sphynx yang terpisah lahir di Minnesota dan Toronto.

Berkat upaya para peternak kucing, Sphynx akhirnya dapat berkembang biak secara cepat di berbagai belahan dunia.

Baca juga: 5 Spesies Kucing Terbesar di Dunia

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Mengenal Lokasi, Karakteristik, dan Jenis Sesar Semangko

Fenomena
Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Tidak Semua Kasus Dites Whole Genome Sequencing, Seberapa Efektif PCR-SGTF Deteksi Omicron?

Oh Begitu
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Henti Jantung, Apa Saja Penyebab dan Gejalanya?

Kita
Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Suara Asing Membuat Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Studi Jelaskan

Oh Begitu
WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

WHO: Eropa Mungkin Bisa Menuju Akhir Pandemi Covid-19

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Kakek Tewas Dikeroyok karena Diteriaki Maling, Mengapa Orang Main Hakim Sendiri?

Oh Begitu
Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kakek Tewas Dikeroyok, Sosiolog : Main Hakim Sendiri jadi Momen Penyaluran Kekesalan Individu

Kita
Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Disebut untuk Rehabilitasi Pecandu Narkoba, Sudah Tepatkah Metode Ini?

Fenomena
Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Super Immunity Covid-19, Kombinasi Antibodi Pasca-Infeksi dan Vaksinasi

Oh Begitu
95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

95 Juta Tahun Lalu, Kepiting Kuno Punya Mata Besar dengan Penglihatan Sangat Tajam

Oh Begitu
Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Pasien Omicron di Jabodetabek Bisa Dapat Pelayanan dan Obat Covid-19 Gratis, Ini Syaratnya

Oh Begitu
Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Skenario Terburuk Gempa Banten yang Mengancam Wilayah Jakarta

Oh Begitu
Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Prediksi Ahli soal Covid-19 di Tahun 2022 Setelah Gelombang Infeksi Omicron

Oh Begitu
Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Gejala Mirip Flu, Kapan Seseorang Harus Melakukan Pemeriksaan Covid-19?

Oh Begitu
Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Vaksin Booster Pfizer Bertahan Lawan Omicron Selama 4 Bulan, Studi Jelaskan

Oh Begitu
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.