Cuaca Saat Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Cilacap, Terjadi Hujan dan Sambaran Petir

Kompas.com - 14/11/2021, 17:31 WIB
Kebakaran tangki di area PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021) malam. KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINKebakaran tangki di area PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (13/11/2021) malam.

KOMPAS.com - Tangki Kilang Pertamina di sekitar Kelurahan Donan, Cilacap, Jawa Tengah terbakar pada pukul 19.20 WIB, Sabtu (13/11/2021).

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dampak dari peristiwa ini adalah terbakarnya satu Tangki Kilang 36T berisi produk Pertalite.

Dalam peristiwa kebakaran ini, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) turut andil melakukan analisis cuaca yang terjadi di sekitar area tersebut pada saat kebakaran.

Baca juga: Tumpahan Minyak dan Dampaknya bagi Lingkungan

Berikut beberapa fakta cuaca di Kilang Pertamina Cilacap pada saat kebakaran, Sabtu (13/11/2021).

1. Ada pertumbuhan awan Cumulonimbus

Berdasarkan analisis dari data citra satelit dan radar cuaca dapat diidentifikasi, bahwa pada periode pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB terdapat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Kabupaten Cilacap dengan suhu puncak awan mencapai kisaran -62.5 hingga -75.1 °C.

Kondisi ini mengindikasikan adanya pertumbuhan awan konvektif dengan jenis Cumulonimbus (Cb), yang memiliki karakteristik meyebabkan terjadinya potensi hujan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai potensi kilat atau petir dan angin kencang.

2. Hujan ringan

Selanjutnya, berdasarkan alat pengukuran curah hujan di Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, dapat diidentifikasi bahwa telah terjadi hujan dengan intensitas mencapai 47 mm selama periode pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.

3. Sambaran petir

Berdasarkan analisis data dari alat monitoring kelistrikan udara BMKG yang terdapat di Stasiun Geofisika Banjarnegara, pada tanggal 13 November 2021 pukul 18.00 – 19.30 WIB terdeteksi 2 (dua) event sambaran petir.

Sambaran petir yang pertama terjadi pada pukul 18.47.27 WIB dan Sambaran petir yang kedua tercatat pada pukul 19.23.32 WIB.

Peristiwa sambaran petir terdekat dengan kilang minyak RU IV Cilacap adalah untuk event jam 18. 47.27 WIB ada di titik koordinat 7.67942574 LS, 109.1110952 BT, dengan jarak kurang lebih 12 km sebelah timur laut kilang Minyak RU IV Cilacap, masuk kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap.

Sementara itu, untuk peristiwa sambaran petir jam 19.23.32 WIB, titik koordinatnya diketahui 7.437264713 LS, 108.7736507 BT, berlokasi di kecamatan Sidareja, dengan jarak kurang lebih 43 km barat laut dari kilang minyak RU IV Cilacap.

Baca juga: Diduga Picu Kebakaran Kilang Pertamina Indramayu, Ini Ciri Khas Petir Indonesia

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.