Kompas.com - 14/11/2021, 12:30 WIB
Ilustrasi kemoterapi, terapi pengobatan kanker. SHUTTERSTOCK/goodbishopIlustrasi kemoterapi, terapi pengobatan kanker.

KOMPAS.comKemoterapi untuk mengobati kanker bisa memberikan efek samping bagi orang yang menjalaninya. Salah satu efek samping kemoterapi adalah gangguan nafsu makan dan mual. Bagaimana cara mengatasinya dan apa makanan yang bisa dikonsumsi pasien kemoterapi?

Makanan yang boleh dikonsumsi pasien kemoterapi

Orang dengan kanker memiliki kebutuhan gizi yang berbeda dengan orang sehat pada umumnya. Tidak ada menu makanan khusus yang dikonsumsi orang yang sedang kemoterapi.

Akan tetapi, orang yang menerima perawatan kemoterapi membutuhkan makanan dengan protein dan kalori tinggi. Pasien ini mungkin membutuhkan tambahan asupan protein, misalnya susu, keju, dan telur.

Makanan yang tidak boleh dikonsumsi pasien kemoterapi

  • Ikan mentah, seperti sushi
  • Kacang mentah
  • Makan di restoran yang mengambil makanan sendiri, seperti salad bar dan restoran all you can eat
  • Makan makanan matang yang sudah berada di kulkas lebih dari 3 hari

Baca juga: Kemoterapi, Penemuan Berharga yang Awalnya sebagai Senjata Perang

Saran cara makan pada saat menjalani kemoterapi

Dilansir dari National Cancer Institute, terdapat beberapa cara untuk makan agar tubuh pasien tetap mendapatkan nutrisi yang cukup sejak sebelum, saat, hingga sesudah kemoterapi. Berikut rekomendasinya.

  • Makan banyak protein dan kalori saat bisa. Ini akan membantu menambah kekuatan dan membantu meregenerasi jaringan yang rusak akibat kemoterapi.
  • Makan ketika nafsu makan sedang tinggi. Sebagian besar memiliki nafsu makan paling tinggi di pagi hari. Pasien bisa mengonsumsi satu porsi lengkap makanan dan didukung makanan cair pengganti makanan di siang dan malam hari.
  • Minum banyak cairan. Cairan adalah asupan yang terpenting bagi tubuh. Pasien bisa memperbanyak konsumsi air putih, jus, susu, atau cairan lainnya.
  • Jika sesekali pasien tidak bisa makan sama sekali, tidak mengapa. Namun, jika pasien tidak makan selama dua hari, segera hubungi dokter.
  • Pilih porsi makan kecil namun sering. Misalnya, Anda bisa makan nasi dalam porsi kecil 5 sampai 6 kali dalam sehari. Ini lebih efektif dibandingkan dengan memaksakan diri makan porsi besar 3 kali sehari.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.