Kompas.com - 05/11/2021, 07:05 WIB
Ilustrasi anak diare, anak sakit perut Shutterstock/YavdatIlustrasi anak diare, anak sakit perut

KOMPAS.com - Sakit perut merupakan keluhan yang sering terjadi pada anak. Pada anak balita, umumnya keluhan sakit perut tidak mudah diungkapkan.

Oleh karena itu orangtua perlu memperhatikan adanya gejala pada anak, seperti balita menjadi lebih rewel, posisi tidurnya menarik lutut ke atas perut dan tampak kesakitan, atau bahkan anak mengalami sulit makan.

Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah dr. Ellen Wijaya, Sp.A mengatakan, ada banyak penyebab sakit perut pada anak balita, di antaranya infeksi, inflamasi, obstruksi, sindrom malabsorbsi, gangguan saraf, keracunan makanan, atau bahkan gangguan fungsional yang umumnya dipengaruhi oleh lingkungan dan psikis.

Baca juga: Penyebab Batuk Berlendir pada Anak dan Cara Mengatasinya

dr. Ellen Wijaya, SpAdok. RSPI dr. Ellen Wijaya, SpA

“Kita perlu mengetahui dulu penyebab sakit perut pada anak balita, supaya dapat melakukan tata laksana yang sesuai,” kata dr. Ellen kepada Kompas.com.

Hal yang perlu diperhatikan orangtua jika sakit perut pada anak balita disertai tanda bahaya lainnya, bahkan yang menunjukkan gejala perlunya tindakan pembedahan.

“Misalnya pada anak dengan infeksi apendisitis (usus buntu), sakit perut hebat umumnya di kanan bawah yang dapat disertai dengan demam, mual, dan keluhan penyerta lainnya,” jelasnya.

“Atau jika sakit perut disertai dengan adanya muntah berwarna hijau, juga perlu disingkirkan kemungkinan adanya obstruksi atau sumbatan pada saluran cerna si kecil,” imbuh dr. Ellen.

Jika sakit perut pada anak balita menetap selama 24 jam, sakit perut yang disertai muntah mengandung darah atau berwarna gelap, diare disertai darah, demam tinggi, ruam pada kulit, ataupun tanda kekurangan cairan, dr. Ellen menegaskan untuk segera membawa anak ke dokter spesialis anak.

Baca juga: Penyebab Sakit Perut yang Perlu Anda Waspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.