Kompas.com - 03/11/2021, 17:32 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Kanker prostat ditandai dengan pertumbuhan sel ganas yang tidak terkendali di kelenjar prostat.

Prostat adalah kelenjar pada pria yang terletak tepat di bawah kandung kemih dan di depan rektum, mengelilingi uretra.

Adapun fungsi prostat adalah memproduksi serta menyimpan cairan yang membantu membuat air mani.

Apa itu kanker prostat?

Dilansir dari UCLA Health, kanker prostat adalah jenis kanker yang paling umum ditemukan pada pria dan seringkali dialami tanpa gejala.

Kanker prostat dapat tumbuh lambat sehingga butuh waktu lama untuk kanker prostat menyebabkan masalah kesehatan yang signifikan.

Baca juga: Ciri-Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Namun, banyak pula kanker prostat yang lebih agresif dan menyebar di luar batas kelenjar prostat hingga dapat membahayakan.

Adapun tingkat kelangsungan hidup penderita kanker prostat dapat meningkat jika kanker dideteksi sedini mungkin dan segera melakukan perawatan medis.

Penyebab kanker prostat

Belum diketahui secara pasti mengenai penyebab kanker prostat, namun para peneliti tengah mempelajari faktor-faktor risiko untuk menentukan kontribusinya terhadap perkembangan sel-sel prostat menjadi kanker.

Risiko terkena kanker prostat akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah memasuki usia 50 tahun. Beberapa faktor risiko kanker prostat mencakup:

  • Mempunyai riwayat keluarga yang menderita kanker prostat.
  • Mempunyai riwayat kelurgga yang menderita kanker payudara dan ovarium.
  • Pola makan tinggi lemak atau obesitas

Baca juga: Perawatan Kanker Prostat, Bukan Hanya Kemoterapi

Gejala kanker prostat

Dilansir dari WebMD, tidak ada tanda-tanda peringatan awal kanker prostat. Seseorang dapat memiliki penyakit ini selama bertahun-tahun tanpa menyadarinya.

Oleh sebab itu, pemeriksaan kanker prostat secara berkala sangat penting sehingga perubahan sel-sel dapat diketahui.

Setelah kelenjar prostat membengkak atau setelah kanker menyebar di luar prostat, penderitanya mungkin mengalami gejala seperti:

  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sulit memulai atau menghentikan aliran urin.
  • Aliran urin lemah.
  • Kencing bocor saat batuk atau tertawa.
  • Tidak bisa buang air kecil sambil berdiri.
  • Rasa sakit saat buang air kecil.
  • Kurang cairan saat ejakulasi.
  • Terdapat darah di urin atau air mani.
  • Tekanan atau rasa sakit di rektum.
  • Nyeri atau kaku di punggung bawah, pinggul, panggul, atau paha.

Baca juga: Gejala Kanker Prostat yang Perlu Diwaspadai

Sebenarnya, ini bukanlah gejala kanker itu sendiri. Gejala tersebut dialami karena pertumbuhan kanker yang telah menghalangi prostat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.