Kompas.com - 24/10/2021, 13:01 WIB
Gambar hantu tertua ditemukan di papan kuno berusia 3.500 tahun. Papan tanah liat ini berfungsi sebagai ritual pengusiran setan di Babilonia pada masa lalu. Papan ini berisi mantra dan gambar hantu. The British MuseumGambar hantu tertua ditemukan di papan kuno berusia 3.500 tahun. Papan tanah liat ini berfungsi sebagai ritual pengusiran setan di Babilonia pada masa lalu. Papan ini berisi mantra dan gambar hantu.

KOMPAS.com - Seorang kurator museum menemukan gambar hantu tertua di papan kuno berusia 3.500 tahun dari peradaban Babilonia.

Papan yang terbuat dari tanah liat itu juga berisi instruksi atau mantra tentang cara mengusir roh atau setan.

Seperti dilansir dari Live Science, Kamis (21/10/2021), hantu yang tergambar di papan itu tampak seperti pria berjanggut pemarah, dibawa ke dulnia bawah oleh seorang wanita dengan menggunakan tali.

Sebuah ritual yang terukir di samping sketsa menjelaskan bahwa salah satu cara menghilangkan hantu laki-laki itu adalah dengan memberi mereka kekasih.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Populasi Hantu Manusia Purba Misterius di Afrika

Dilaporkan The Guardian, kurator senior di departemen Timur Tengah yang menemukan dan menerjemahkan ritual pengusiran setan ini adalah Irving Finkel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Finkel menemukan papan kuno itu di lemari besi yang ada di British Museum di London.

Konon, papan itu sudah disimpan di British Museum sejak abad ke-19 bersama dengan ribuan papan kuno lain dari Babel, sebuah kota kuno yang terletak 100 kilometer selatan Baghdad di Irak.

Papan-papan kuno itu memberi kita wawasan tentang kehidupan masa lalu di Babel dan wilayah lain seperti Mesopotamia.

Menurut Finkel, papan pengusiran setan yang diamatinya ini tergolong cukup kecil, hanya seukuran satu tangan. Namun, setengah bagian tablet sudah hilang.

Dari teks paku (sistem penulisan kuno dari Timur Tengah) yang terpapar di dalam papan itu, Finkel mengetahui bahwa papan itu terkait ritual hantu.

Namun dia tidak memeriksa papan itu dengan teliti sampai dia melakukan penelitian untuk buku barunya yang berjudul: The First Ghosts (Hodder & Stoughton , 2021), yang akan dirilis pada 11 November.

Setelah diperiksa lebih cermat, Finkel menemukan gambar halus yang hampir tidak terlihat dengan mata telanjang, dan dia mengidentifikasi itu hantu dan wanita.

"Karakter-karakter ini tiba-tiba keluar dari mitos," kata Finkel. "Itu sangat menarik."

Dia meyakini, gambar itu berfungsi sebagai bantuan visual untuk ritual, yang akan dilakukan oleh pengusir setan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.