Kompas.com - 22/10/2021, 17:03 WIB
Penyanyi Andien Aisyah menghibur penonton saat menggelar konser bertajuk Metamorfosa di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta (15/9/2015). Konser yang menandai 15 tahun karirnya di industri musik ini melibatkan lima music director, yaitu Nikita Dompas, Ali Akbar, Aghi Narotama, Dandy Lasahido, dan Rishanda Singgih serta lima desainer kenamaan, yaitu Didi Budiardjo, Sapto Djojokartiko, Mel Ahyar, Danjyo Hiyoji, dan Tri Handoko. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOPenyanyi Andien Aisyah menghibur penonton saat menggelar konser bertajuk Metamorfosa di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta (15/9/2015). Konser yang menandai 15 tahun karirnya di industri musik ini melibatkan lima music director, yaitu Nikita Dompas, Ali Akbar, Aghi Narotama, Dandy Lasahido, dan Rishanda Singgih serta lima desainer kenamaan, yaitu Didi Budiardjo, Sapto Djojokartiko, Mel Ahyar, Danjyo Hiyoji, dan Tri Handoko. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO


KOMPAS.com - Dalam cuplikan video di laman Instagram Stroy yang diunggah Andien Aisyah, penyanyi ini menceritakan pengalamannya menjalin hubungan beracun atau toxic relationship.

Secara blak-blakkan, Andien saat menjadi tamu di acara YouTube Merry Riana, ia menceritakan pengalaman toxic relationship yang pernah dialaminya saat duduk di bangku kuliah.

Dikutip Kompas.com, Jumat (22/10/2021) dari video perbincangan Andien di YouTube Merry Riana, Andien mengungkapkan saat itu ia menjalin hubungan dengan seorang pria.

"Toxic relationship itu mulanya waktu kuliah, sempat pacaran dengan seseorang yang cool. Mukul itu enggak cuma sekali doang, jadi itu (perilaku) abusive. Jadi kalau nggak dipukul, pernah dibeset pisau, dicakarlah dan segala macem," ungkap Andien dalam video YouTube Merry Riana.

Lantas, apa itu toxic relationship?

Toxic relationship adalah hubungan beracun yang disalahgunakan dan menimbulkan akibat yang kurang menyenangkan secara emosional, sosial, fisik dan seksual.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ketahui Cara Menjaga Jantung yang Baik dengan Andien dan Dokter Sebastian

 

Toxic relationship dialami Andien Aisyah merupakan hubungan beracun yang dikenal juga dengan relationship abuse.

Hal itu disampaikan Prof. Dra. R.A. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D, psikolog dan Ketua Health Promoting University UGM & Guru Besar FKKMK UGM, seperti dikutip Kompas.com dari kabar fakultas di situs milik Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Hubungan beracun kadang tidak disadari baik dalam berteman, berelasi (bila telah bekerja) dan berpacaran tidak sehat," kata Yayi.

Lebih lanjut Yayi mengatakan bahwa toxic relationship atau hubungan beracun tidak hanya untuk suami istri dan berpacaran.

"Hubungan ini hanya menguntungkan satu pihak, merugikan diri sendiri dan bisa merugikan orang lain (kalau kita sebagai pelaku),” imbuhnya.

Yayi mengungkapkan bahwa menurut Catatan Tahunan Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap perempuan tahun 2019, menunjukkan, ada 13.568 kasus kekerasan. Sebagian besar di antaranya, atau sekitar 2.037 kasus kekerasan dalam hubungan berpacaran.

Klasifikasi pola toxic relatioship

Toxic relationship yang dialami penyanyi Andien Aisyah, ternyata tak hanya dialaminya sekali. Dia juga mengungkapkan bahwa hubungan beracun itu sempat dialaminya beberapa kali.

Baca juga: Mulut Diplester Andien hingga Cuci Usus Syahrini, Artis Indonesia dan Kontroversinya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.