Kompas.com - 19/10/2021, 19:02 WIB
Bulan es satelit Jupiter, Europa, yang dijuluki sebagai Ocean World (Dunia Lautan). Misi NASA dengan pesawat ruang angkasa Clipper akan meluncur ke planet Jupiter pada tahun 2024 dengan roket SpaceX Falcon Heavy. NASA/JPL-Caltech/SETI InstituteBulan es satelit Jupiter, Europa, yang dijuluki sebagai Ocean World (Dunia Lautan). Misi NASA dengan pesawat ruang angkasa Clipper akan meluncur ke planet Jupiter pada tahun 2024 dengan roket SpaceX Falcon Heavy.


KOMPAS.com - Teleskop Luar Angkasa Hubble milik badan antariksa nasional Amerika Serikat (NASA) mendeteksi uap air di lautan satelit Jupiter, Europa.

Temuan ini pun berpotensi mengungkapkan petunjuk baru tentang bulan es di Tata Surya kita dan sekitarnya.

Teleskop Hubble sebelumnya telah mendeteksi uap air di Europa dalam bentuk gumpalan yang muncul secara sporadis dan meluas sekitar 200 km ke luar angkasa.

Akan tetapi, temuan terbaru tentang uap air di satelit Jupiter ini merupakan sesuatu yang berbeda.

Mengutip Space, Selasa (19/10/2021) Lorenz Roth, peneliti di KTH Royal Institute of Technology di Stockholm, Swedia, menganalisis pengamatan ultraviolet arsip Europa yang dibuat oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble NASA dengan instrumen Spektrograf Pencitraan Teleskop Luar Angkasa pada tahun 1999, 2012, 2014 dan 2015.

Baca juga: Pertama Kali, Astronom Deteksi Uap Air di Satelit Jupiter Ganymede

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Analisis temuan teleskop Hubble ini mengungkapkan keberadaan sejumlah besar uap air di belahan atau sisi lain satelit yang menghadap jauh dari jalur orbit di sekitar Jupiter.

Menariknya, uap air ini bertahan dalam jangka panjang tak seperti gumpalan sementara.

Roth dan rekannya baru-baru ini juga menggunakan teknik serupa untuk menemukan uap air di satelit Jupiter lainnya, Ganymede.

"Pengamatan uap air di Ganymede dan sisi lain Europa menambah pemahaman kita mengenai atmosfer di satelit-satelit es," ungkap Roth.

Namun deteksi kelimpahan uap air di satelit Jupiter yang diambil teleskop luar angkasa Hubble NASA yang stabil ini sedikit lebih mengejutkan daripada di Ganymede, karena suhu permukaan Europa lebih rendah daripada Ganymede.

Baca juga: Benarkah Ada Air di Planet Jupiter? Ini Kata Ahli 

Halaman:


Sumber Space
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.