Kompas.com - 17/10/2021, 19:02 WIB
Kemajuan teknologi kedokteran telah memungkinkan operasi caesar konvensional yang biasanya membutuhan waktu pemulihan yang lebih panjang bagi si ibu, diperpendek dengan meminimalisasi rasa sakit, dalam metode yang disebut ERACS. SHUTTERSTOCKKemajuan teknologi kedokteran telah memungkinkan operasi caesar konvensional yang biasanya membutuhan waktu pemulihan yang lebih panjang bagi si ibu, diperpendek dengan meminimalisasi rasa sakit, dalam metode yang disebut ERACS.

KOMPAS.com - Metode Enhanced Recovery After Surgery atau ERAS sudah digunakan sejak tahun 1990-an pada tindakan bedah khusus atau colorectal. Metode ERAS adalah langkah-langkah yang disusun untuk mencapai pemulihan lebih cepat pada pasien yang menjalani tindakan bedah major atau besar.

Saat ini metode pemulihan cepat pada ibu melahirkan dikenal dengan nama Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS). Cara tersebut pertama kali dilakukan di Inggris pada 2013.

Dalam webinar "Metode ERACS (Pemulihan Cepat) pada Persalinan" yang digelar RS Pondok Indah pada Jumat (15/10/2021), spesialis kebidanan dan kandungan dr Zeissa Rectifa Wismayanti, Sp.OG menjelaskan bahwa metode ERACS adalah penyempurnaan langkah-langkah tindakan operasi sebelumnya.

Lantas, apakah efek samping metode ERACS berbeda dengan operasi sesar konvensional?

Zeissa menegaskan bahwa pada dasarnya efek samping operasi metode ERACS dengan operasi sesar konvensional tidaklah berbeda. Operasi ini diharapkan dapat memulihkan pasien dengan cepat.

Baca juga: Ketahui 5 Bagian Tubuh Ibu yang Berubah Pasca Melahirkan

Manfaat Metode ERACS

dr Zeissa menyebut ada beberapa manfaat dari metode ERACS, yaitu dapat meningkatkan kepuasan serta kenyamanan bagi pasien, mengurangi lama rawat di rumah sakit, hingga mengurangi risiko komplikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pasien bisa mobilisasi lebih cepat, bisa bergerak lebih awal, nyerinya minimal, pasti akan lebih nyaman," ungkapnya.

Di sisi lain, metode ERACS digunakan berdasarkan bukti-bukti terkini dan dilakukan oleh tim multidisipliner seperti spesialis kandungan, spesialis anak, ahli anestesi, dan perawat yang mengoptimalkan pemulihan pasca operasi sesar.

"Dari penelitian, setelah dilakukan metode ERACS ini pada pasien post caesar kebutuhan obat opioid dan lama rawat berkurang. Obat opioid ini termasuk salah satu obat anti nyeri yang efeknya cukup baik. Namun efek sampingnya pasien lebih sering kembung dan konstipasi," tambah dr Zeissa.

Komponen Metode ERACS

Perencanaan untuk melakukan metode ERACS sebaiknya dipersiapkan minimal dari trimester 3. Beberapa komponen metode ERACS terdiri dari:

Halaman Selanjutnya
Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.