Kompas.com - 09/10/2021, 12:30 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com – Hewan amfibi adalah vertebrata kecil yang membutuhkan air atau lingkungan yang lembap untuk bertahan hidup.

Beberapa spesies yang termasuk hewan amfibi adalah kodok, katak, salamander, kadal air, dan sebagainya.

Selengkapnya, dilansir dari National Geographic, berikut adalah fakta hewan amfibi yang penting untuk diketahui:

1. Hewan amfibi memiliki kulit yang sangat tipis

Semua hewan amfibi bisa bernapas dan menyerap air melalui kulit mereka yang sangat tipis. Selain itu, mereka juga memiliki kelenjar kulit khusus yang menghasilkan protein yang berguna.

Beberapa berguna untuk mengangkut air, oksigen, dan karbon dioksida, baik ke dalam atau keluar dari tubuh.

Baca juga: Mengenal Gajah Laut, Hewan Laut yang Punya Belalai

Lainnya berfungsi untuk melawan bakteri atau infeksi jamur dan, setidaknya, dalam setiap spesies, digunakan untuk pertahanan.

2. Hewan amfibi berdarah dingin

Seperti reptil, hewan amfibi merupakan makhluk berdarah dingin karena kulit khusus mereka membutuhkan kondisi hidup yang sangat spesifik.

Lingkungan yang terlalu banyak sinar matahari dapat merusak sel-sel hewan amfibi. Akibatnya, amfibi adalah yang pertama mati ketika habitatnya terganggu atau terkontaminasi oleh bahan kimia.

Ini pula yang menjadi alasan utama lebih dari separuh spesies katak berada dalam ancaman kepunahan.

3. Ciri khusus hewan amfibi

Salah satu ciri khusus hewan amfibi adalah mengalami siklus hidup telur-larva-dewasa. Larva hewan amfibi hidup di air dan berenang bebas.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Hewan Ovovivipar

Pada tahap tertentu, hewan amfibi muda mengembangkan anggota badan dan paru-paru. Akhirnya, mereka dapat melompat atau keluar dari air sebagai hewan dewasa dan menghabiskan sisa hidup mereka di darat.

4. Reptil atau amfibi?

Amfibi berarti “memiliki tanah dan air”, tetapi tidak semua yang dapat hidup di air dan darat termasuk hewan amfibi.

Dilansir dari World Animal Foundation, iguana laut, ular laut, buaya, dan kura-kura kolam semuanya dapat hidup di air dan di darat, namun dianggap reptil karena tidak mengalami metamorfosis.

Amfibi dan reptil sama-sama berasal dari telur, namun telur amfibi harus tetap lembap atau basah saat mereka berkembang dan biasanya diletakkan di air.

5. Fakta menarik lainnya

Hewan amfibi terbesar di dunia adalah salamander raksasa dengan panjang mencapai 20 cm dan berat 39 kg.

Baca juga: 5 Hewan Laut Paling Berbahaya, Ada yang Ekornya Beracun

Hewan amfibi terkecil di dunia adalah katak dari New Guinea, Paedophryne amauensis, dengan tinggi hanya 7,7 mm.

Hewan amfibi tercepat adalah salamander Andes yang dapat bergerak dengan sangat cepat, yakni 15 mph.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.