Kompas.com - 07/10/2021, 20:30 WIB
Baru Jadi Ortu

Waswas soal tumbuh kembang si kecil?

Sigap konsultasi ke dokter anak via Kompas.com

KOMPAS.com - Temper tantrum pada anak adalah episode perilaku ekstrem, tidak menyenangkan, dan terkadang agresif sebagai bentuk frustasi atau kemarahan.

Biasanya perilaku yang diwujudkan dalam ledakan kemarahan ini tidak proporsional dengan situasi yang sedang berlangsung, dan umumnya berlangsung singkat.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Pediatri Sosial RS Pondok Indah dr. Catharine Mayung Sambo Sp. A (K) mengatakan, ciri tantrum pada anak bermacam-macam. Beberapa di antaranya menangis, menjerit/berteriak-teriak, “mogok” tidak mau bergerak, kaku, lemas, memukul, menendang, berguling-guling, melempar benda-benda, menahan napas, mendorong, ataupun menggigit.

Baca juga: Anak Tantrum? Jangan Emosi, Lakukan 4 Hal Ini

“Pada balita, tantrum setiap hari 1-2 kali dalam sehari masih umum terjadi, biasanya tidak berlangsung lama,” ujar dr. Catharine pada Kompas.com.

“Penyebab paling umum tantrum pada anak biasanya terkait dengan hal-hal fisiologis, misalnya kelelahan, lapar, atau sedang sakit,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia mengatakn, rasa frustrasi juga cukup sering menyebabkan tantrum. Pada balita, misalnya, rasa frustrasi dapat timbul ketika terjadi konflik internal antara keinginan diperhatikan orangtua dengan keinginan mandiri yang kuat, dan ia belum mampu mengatasinya dengan baik.

“Rasa frustrasi ini juga dapat timbul ketika anak yang sedang banyak melakukan eksplorasi terlalu banyak dilarang oleh orang dewasa karena alasan keamanan,” jelasnya.

Namun menurut dr. Catharine, balita juga dapat dengan mudah belajar, bahwa tantrum adalah salah satu cara mendapatkan kemauan atau menolak apa yang tidak mereka inginkan.

Biasanya ketika anak mulai mampu mengenali dan memaparkan pendapat, perasaan, dan bertukar pikiran, serta mengendalikan perilaku dengan lebih baik, frekuensi tantrum akan berkurang.

Cara mengatasi tantrum pada Anak

Ketika tantrum sedang berlangsung, dr. Catharine merekomendasikan 5 cara mengatasi tantrum yang bisa dilakukan orangtua:

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.