Kompas.com - 04/10/2021, 18:01 WIB

KOMPAS.com - Peneliti mengungkap temuan mengejutkan di Teluk Jakarta, yaitu adanya kandungan paracetamol dengan konsentrasi sangat tinggi di muara Angke dan muara sungai Ciliwung Ancol.

Dalam studi yang terbit di jurnal Science Direct pada Agustus 2021, konsentrasi paracetamol di muara Angke disebutkan 610 nanogram per liter (ng/L). Sementara di muara sungai Ciliwung Ancol, konsentrasi paracetamol 420 ng/L.

Jika dibandingkan dengan negara lain, konsentrasi paracetamol di Teluk Jakarta jauh lebih tinggi. Sebut saja di pantai Brazil dengan kandungan paracetamol 34,6 nanogram per liter dan di pantai utara Portugis 51,2 sampai 584 ng/L.

Baca juga: Teluk Jakarta Tercemar Parasetamol Konsentrasi Tinggi, DLH Uji Sampel

Apa itu paracetamol?

Melansir National Health Service, paracetamol atau acetaminophen adalah obat penghilang rasa sakit yang umum digunakan untuk mengobati sakit dan nyeri. Paracetamol juga dapat digunakan untuk menurunkan suhu tinggi.

Paracetamol biasanya digunakan untuk mengobati berbagai kondisi seperti sakit kepala, nyeri otot, radang sendi, sakit punggung, sakit gigi, pilek, dan demam.

Obat ini mengurangi rasa sakit pada radang sendi ringan, tetapi tidak mengobati peradangan dan pembengkakan sendi yang mendasarinya.

Parasetamol membutuhkan waktu hingga satu jam untuk bekerja. Umumnya dosis parasetamol adalah satu atau dua tablet 500mg sekaligus.

Jangan mengonsumsi parasetamol dengan obat lain yang juga mengandung parasetamol.

Nama merek obat yang mengandung paracetamol di antaranya Disprol, Hedex, Medinol, dan Panadol.

Overdosis paracetamol

Sebagai catatan, jangan menggunakan obat ini lebih dari yang direkomendasikan. Overdosis paracetamol dapat menyebabkan kerusakan serius.

Jumlah maksimum parasetamol untuk orang dewasa adalah 1 gram (1000 mg) per dosis dan 4 gram (4000 mg) per hari.

Minum paracetamol lebih banyak dari itu dapat menyebabkan kerusakan pada hati.

Meski obat ini bisa dibeli bebas, jangan menggunakan obat ini tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter Anda, terutama jika Anda minum lebih dari tiga minuman beralkohol per hari atau jika Anda memiliki penyakit hati alkoholik (sirosis). Anda mungkin tidak dapat menggunakan parasetamol.

Segera cari bantuan medis darurat jika Anda merasa telah menggunakan paracetamol terlalu banyak.

Tanda-tanda pertama overdosis paracetamol termasuk kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, berkeringat, dan kebingungan atau kelemahan.

Gejala selanjutnya kemungkinan munculnya rasa sakit di perut bagian atas, urine berwarna gelap, dan menguningnya kulit atau bagian putih mata Anda.

Baca juga: Teluk Jakarta Tercemar Paracetamol, Apa Efeknya untuk Manusia?

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber NHS,Drugs.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.