Kompas.com - 04/10/2021, 10:02 WIB
Jejak kaki ini berasal dari tapak kaki remaja dan anak-anak yang hidup antara 23.000 - 21.000 tahun lalu, ditemukan di Amerika. Ini mungkin jejak kaki tertua dan bukti keberadaan manusia pertama di Amerika. Bournemouth University via BBC IndonesiaJejak kaki ini berasal dari tapak kaki remaja dan anak-anak yang hidup antara 23.000 - 21.000 tahun lalu, ditemukan di Amerika. Ini mungkin jejak kaki tertua dan bukti keberadaan manusia pertama di Amerika.

KOMPAS.com - Temuan terbaru berupa jejak manusia prasejarah berusia 23.000-21.000 tahun telah mematahkan perkiraan sebelumnya mengenai keberadaan manusia pertama di Amerika.

Topik mengenai kapan pertama kali manusia menapakkan kaki di Amerika dari Asia telah menjadi kontroversi selama beberapa dekade.

Banyak ilmuwan ragu dengan bukti keberadaan manusia pertama yang mencapai pedalaman Amerika Utara lebih dari 16.000 tahun lalu.

Sekarang, sebuah tim yang bekerja di New Meksiko telah menemukan sejumlah jejak kaki manusia yang diperkirakan berusia antara 23.000-21.000 tahun.

Temuan ini bisa mengubah pandangan mengenai kapan benua Amerika pertama kali diduduki manusia.

Baca juga: Di Mana Situs Arkeologi Tertua di Dunia?

Temuan ini juga menunjukkan kemungkinan migrasi besar yang tidak kita ketahui. Dan ini mendorong kemungkinan populasi awal ini telah punah.

Jejak kaki terbentuk di dalam lumpur lunak di pinggiran danau dangkal yang sekarang menjadi bagian dari danau kering Alkali Flat di Taman Nasional White Sands.

Tim dari Survei Geologi AS melakukan penanggalan radiokarbon pada biji-bijian (sampel) yang ditemukan di lapisan atas dan bawah sedimen tempat jejak kaki ditemukan.

Dari situ, para peneliti mendapatkan penanggalan yang sangat tepat untuk bekas telapak kaki itu sendiri.

Dari ukurannya, menurut para peneliti, jalur perjalanan ini utamanya berasal dari kaki para remaja dan anak-anak kecil yang bepergian bolak-balik - terkadang bersama dengan orang dewasa.

Temuan ini telah membuka jendela baru yang menarik mengenai seperti apa kehidupan bagi penduduk awal yang saat ini ada di Barat Daya AS.

Bukti jejak kaki tak seperti batu

Para peneliti tak tahu pasti apa yang dilakukan para remaja itu, tapi ada kemungkinan mereka membantu orang-orang dewasa yang punya kebiasaan berburu. Hal in seperti terlihat dalam budaya penduduk Amerika asli di kemudian hari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Pengertian Sabana serta Contoh Flora dan Faunanya

Oh Begitu
Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Gempa Talaud Hari Ini Sudah 9 Kali Susulan, BMKG Tegaskan Bukan Gempa Megathrust

Fenomena
Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Terkini: M 6,1 Guncang Talaud, Ini Catatan Gempa yang Pernah Terjadi di Sulawesi Utara

Fenomena
Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Indonesia Didorong Jadi Lumbung Pangan Dunia Lewat Studi Pertanian

Oh Begitu
Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Sejarah Penemuan Termometer: Penemu dan Perkembangannya

Oh Begitu
Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Bagaimana Bulan Bisa Bersinar Terang di Malam Hari?

Oh Begitu
Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Penyakit Tifus: Penyebab, Gejala, dan Jenis-jenisnya

Kita
Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Kabar Baik, Populasi Jerapah Meningkat 20 Persen, Ini Kata Ilmuwan

Fenomena
[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

[POPULER SAINS]: Penyebab Letusan Gunung Krakatau 1883 | Karbon Purba Mars | Fenomena Aphelion | Gunung Merapi Semburkan Awan Panas

Oh Begitu
Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Hasil Tes Covid dari Alat RT-LAMP BRIN Diklaim Bisa Keluar Kurang dari Satu Jam

Oh Begitu
Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Roket Falcon 9 SpaceX Berhasil Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink ke Luar Angkasa

Fenomena
Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Waspada Radius 5 KM dari Puncak

Fenomena
Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Penyebab Kanker Limpa dan Faktor Risikonya

Kita
Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Atom yang Mendapatkan atau Melepas Elektron untuk Pembentukan Ion

Prof Cilik
Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Inti Sel: Pengertian, Fungsi, dan Bagian-bagiannya

Kita
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.