Kompas.com - 02/10/2021, 11:01 WIB


KOMPAS.com - Peneliti memperkirakan sebelum punah, manusia purba Neanderthal tinggal di sebuah ruang rahasia di Gua Vanguard, salah satu gua di Kompleks Gua Gorham, yang berada di Gibraltar.

Kesimpulan ini berdasarkan dari temuan sebuah ruang gua tersembunyi yang tertutup oleh pasir selama sekitar 40.000 tahun.

"Mengingat pasir yang menyegel ruangan itu berusia 40.000 tahun jadi ruangan bisa lebih tua. Pada kurun waktu itu, kemungkinan besar gua Neanderthal lah yang menggunakan gua tersebut," kata Clive Finlayson, direktur Museum Nasional Gibraltar, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (10/1/2021).

Saat sedang mempelajari Gua Vanguard, tim peneliti menemukan ruang tersembunyi.

Setelah memanjat melaluinya, mereka menemukan bahwa panjangnya 13 meter dengan stalaktit menggantung seperti es di langit-langit ruang itu.

Baca juga: Seniman Rekonstruksi Wajah Neanderthal yang Derita Tumor di Wajah

 

Di sepanjang permukaan ruang rahasia di gua ini, para peneliti menemukan sisa-sisa lynx, hyena, dan burung nasar griffon, serta whelk besar atau sejenis siput laut yang kemungkinan dibawa ke dalam ruang itu oleh manusia purba Neanderthal.

Dari temuan ini pun para ilmuwan pun berspekulasi bahwa sistem gua ini mungkin merupakan salah satu tempat terakhir Neanderthal hidup sebelum mereka punah sekitar 40.000 tahun yang lalu.

Sementara itu para peneliti telah menemukan banyak bukti kehadiran Neanderthal dalam sistem gua yang disebut Kompleks Gua Gorham itu, termasuk ukiran yang mungkin merupakan karya seni Neanderthal awal.

Baca juga: Terampil, 400.000 Tahun Lalu Neanderthal Ubah Tulang Gajah Jadi Alat

Selain itu, temuan menunjukkan bahwa di sistem gua tersebut kerabat terdekat kita yang telah punah membantai anjing laut, mencabuti bulu burung pemangsa untuk dipakai sebagai ornamen dan alat bekas.

Mengutip Gizmodo, Kompleks Gua Gorham dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2016. Kompleks gua tersebut terdiri dari Gua Vanguard, Gua Hyaena, dan Gua Bennett.

Peneliti di Museum Nasional Gibraltar kemudian meluncurkan sebuah proyek pada tahun 2012 untuk mengumpulkan pengukuran gua yang lebih baik dan untuk mencari lorong-lorong dan ruang-ruang yang tak diketahui.

Penelitian sisa-sisa arkeologi yang ditinggalkan manusia purba Neanderthal di ruang Gua Vanguard masih akan terus berlanjut.

Baca juga: Manusia Purba Jenis Baru Ditemukan di Israel, Diduga Nenek Moyang Neanderthal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.