Kompas.com - 26/09/2021, 20:15 WIB

KOMPAS.com - Luka pada pasien diabetes memiliki waktu yang lebih lama untuk sembuh. Selain itu, luka tersebut berisiko mengalami infeksi dan komplikasi. Oleh karena itu, penting untuk memahami pencegahan dan perawatan luka diabetes.

Luka diabetes

Sebanyak satu dari empat orang pasien diabetes mengalami luka diabetes pada kakinya. Luka pada kaki sangat menyakitkan dan bisa mengganggu kualitas hidup seseorang.

Jika infeksi terjadi dan tidak dirawat, infeksi bisa menyebar hingga jaringan dan tulang di sekitarnya. Pada beberapa kasus, infeksinya bisa menjadi lebih fatal dan mengancam jiwa. Sebagian kasus bisa menyebabkan kaki harus diamputasi

Pencegahan luka diabetes

1. Mengontrol gula darah

Pasien diabetes yang bisa menjaga gula darahnya cukup stabil bisa menurunkan risiko mengalami luka yang tidak sembuh.

Pada pasien diabetes tipe 1 memerlukan insulin rutin untuk mengontrol gula darahnya. Sedangkan pasien diabetes tipe 2 memiliki pilihan perawatan yang lebih luas.

Pasien diabetes tipe 2 memiliki cara yang lebih banyak untuk mengontrol gula darah. Cara pertama adalah dengan insulin dan obat-obatan lain.

Cara kedua adalah dengan membuat penyesuaian gaya hidup, seperti diet rendah gula, olahraga teratur, dan menjaga berat badan ideal.

Baca juga: Obat Herbal Diabetes yang Paling Ampuh

2. Merawat kaki

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah cara merawat kaki untuk mencegah timbulnya luka diabetes pada kaki:

  • Mencuci kaki setiap hari
  • Mengeringkan kaki sebelum mengoleskan pelembab
  • Menghindari berjalan tanpa alas kaki
  • Berhati-hati ketika menggunting kuku kaki
  • Menggunakan sepatu yang nyaman
  • Memperhatikan kaki setiap hari, jika ada luka kecil
  • Mengecek kaki setiap kunjungan dokter.

Perawatan luka diabetes

Pasien diabetes harus sangat berhati-hati jika memiliki luka. Lukanya akan sembuh dengan lambat. Namun, perlu diingat bahwa tidak normal jika hingga berminggu-minggu, luka tetap terbuka, menyebar, dan terasa lebih sakit.

Untuk menghindari luka diabetes dari infeksi, luka harus ditutup dengan perban yang bersih dan harus diganti setiap hari.

Selain itu, jika Anda perlu pergi keluar rumah, sebaiknya gunakan sepatu dan kaos kaki. Ini akan membantu melindungi luka diabetes dari infeksi.

Pada luka yang lebih besar dan beberapa kasus, pasien mungkin perlu mengonsumsi antibiotik. Jika luka tidak kunjung sembuh, pasien mungkin perlu di rawat di rumah sakit.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.